Serba-serbi

BloggerDay 2021: Temu Kangen Virtual Keluarga Jempolan di Tengah Pandemi

Keluarga Jempolan di Tengah Pandemi

Satu warsa berlalu, pagebluk Covid-19 tak jua usai. Masa-masa ini menerungku ragaku yang begitu mendamba kelana dan tatap muka dengan sahabat-sahabatku di dunia nyata. Syukurlah, ada BloggerDay 2021 yang membuatku bisa bertemu kangen secara virtual dengan keluarga jempolan di tengah pandemi ini.

Euforia dua pekan lalu itu masih terasa. Sebelum memudar, aku akan membuatnya abadi dalam rangkaian kata ini.

Meneroka Pandemi 2020

Tahun 2020 menjadi catatan kelam yang akan selalu dikenang setiap insan. SARS-CoV-2 yang muncul di Tiongkok secara cepat menyebar ke penjuru dunia. Dua bulan pertama, Indonesia belum terkontaminasi. Aku masih beraktivitas seperti biasa, bahkan sempat hadir sebagai kontributor Bloggercrony pada peringatan Hari Penyakit Langka Sedunia di bulan Februari.

Pada sore hari di tanggal 2 Maret 2020, Presiden Joko Widodo mengumumkan kasus pertama di Indonesia. Sejak itulah kehidupan masyarakat mulai berubah. Istilah-istilah seperti pandemi, corona, Covid-19, karantina, lockdown, 3M, stay at home, hingga new normal menjadi populer.

Baca juga: Bersepeda Aman dan Sehat di Masa Pandemi

Aktivitas fisik diatur dan dibatasi untuk mencegah penularan virus. Banyak perusahaan kemudian merumahkan, bahkan memutus hubungan kerja sebagian karyawannya. Hampir semua sektor terdampak, hingga pertumbuhan ekonomi nasional terkontraksi.

Dampak secara ekonomi juga kualami sebagai narablog dan pembuat konten. Kegiatan liputan turun drastis jumlahnya, pundi-pundi penghasilan ikut berkurang. Tantangan memang berat, tapi menyerah pada keadaan bukanlah sebuah jalan keluar. Selain menjaga diri untuk tetap sehat dan tidak tertular oleh virus, aku mulai lebih cermat mengatur keuangan. Sebisa mungkin kebutuhan pokok tetap terpenuhi dengan sumber daya yang terbatas.

Berjejaring di Komunitas

Jejaring di dunia maya dengan para narablog memberi banyak manfaat. Salah satunya di Komunitas Bloggercrony Indonesia. Kami, BCC Squad saling berbagi informasi dan energi positif dalam menghadapi pandemi. Energi ini juga kami teruskan melalui setiap unggahan di blog dan media sosial.

Banyak program positif di komunitas ini, seperti  Bloggerpreneur yang mewadahi para narablog yang memiliki usaha lain seperti berjualan online beragam produk barang dan jasa. Ada pula kegiatan sharing dan diskusi melalui grup WhatsApp dan media sosial yang menambah wawasan setiap anggotanya. Di komunitas ini, kami layaknya sebuah keluarga.

Temu Kangen Virtual di BloggerDay 2021

Salah satu event akbar tahunan Komunitas Bloggercrony Indonesia yang paling ditunggu yaitu BloggerDay. Di event ini banyak acara seru dan bermanfaat. Aku pertama kali mengikutinya pada tahun 2019 di Bandung.

BloggerDay 2021 diadakan secara virtual karena adanya pandemi dan aku terpilih menjadi peserta. Meski tidak bisa berjumpa secara langsung dengan peserta lain, aku sangat menikmati keseruan acara yang berlangsung melalui Zoom meeting pada 6 Maret 2021 lalu.

Acara dibuka dengan perkenalan panitia BloggerDay 2021 dan pengurus Bloggercrony. Dilanjutkan dengan pengumuman pemenang Facebook competition, di mana namaku disebut pertama kali di antara pemenang lainnya. Senang sekali tentunya!

Jalan-jalan virtual di BloggerDay 2021

Virtual Family Trip ke Amerika Serikat

Sesi berikutnya yaitu jalan-jalan virtual ke Amerika Serikat yang dipandu oleh Idfi Pancani. Acara ini mendapat sambutan antusias dari keluarga jempolan, terutama anak-anak yang ikut menikmati video dan narasi yang disampaikan.

Aku sendiri banyak mendapatkan informasi baru. Misalnya bagaimana kondisi di dalam White House atau Gedung Putih. Bila biasanya aku melihat foto atau video dari bagian luar istana negaranya Amerika yang bercat putih ini, kali ini aku bisa melihat-lihat bagian dalamnya. Tenyata ruangan di bagian dalam gedung ini tidak semuanya berwarna putih.

Dari gedung putih, virtual family trip dilanjutkan ke tampat lainnya yaitu Niagara Falls, Universal Studio, hingga parade Disney. Visual-audio keren dan narasi apik tak heran membuat virtual trip ini sangat menarik diikuti dari awal hingga akhir sesi.

Baca juga: Yuk, Disiplin agar Covid-19 Ambyar!

Senjakala Content Writer

Setelah jeda makan siang, peserta mengikuti lomba Kahoot. Kemudian masuk ke sesi BloggerHangout yang membahas senjakala content writer bareng Maman Suherman dan Shafiq Pontoh.

Kang Maman membagikan survival hacks yang harus dilakukan oleh content writer. Yakni, harus menguasai 6 literasi: baca tulis, numerasi, digital, finansial, science, serta budaya dan kewargaan. Selain itu, content writer perlu memiliki kemampuan berkomunikasi, kreativitas, kolaborasi atau jejaring, dan berpikir kritis. Lebih lanjut, penulis konten juga perlu membangun karakter sehingga memiliki ciri khas dan konsistensi. Dalam hal ini, penulis perlu mempunyai niche atau spesialiasi dalam tulisannya.

Mengenai kolaborasi, penulis konten tidak perlu malu bekerja sama dengan orang lain bahkan dengan anak muda. Kang Maman sendiri mengaku bahwa 4 dari 8 buku yang ditulisnya pada tahun 2020 merupakan hasil kolaborasi. Jika penulis konten merasa bisa melakukan seorang diri, maka senjakala akan terjadi.

Sementara itu, Shafiq Pontoh menyebutkan tantangan yang saat ini dihadapi oleh content writer. Pertama, jangan sampai salah kaprah mengenai platform. Jumlah follower di dunia maya bukanlah ukuran yang tepat untuk mengukur sebuah keberhasilan. Tantangan kedua, penulis perlu memahami audiens yang relevan. Dalam hal ini, penulis perlu menjadi ahli dalam 1 hal.

Shafiq Pontoh juga mengingatkan para penulis di dunia digital untuk mengejar key performance indicator (KPI) berikut: networking (kolaborasi), membangun kanal dengan reputas yang baik, serta memahami platform dan algoritmanya.

Narasumber BloggerHangout di BloggerDay 2021

Tantangan Pembelajaran Jarak Jauh

Sesi BloggerHangout berikutnya membahas tantangan pembelajaran jarak jauh bersama narasumber Ifa H. Misbach dan Kania Safitri. Topik ini sangat aktual, karena dialami oleh setiap siswa, orang tua, dan guru selama masa pandemi.

Kania Safitri yang juga seorang narablog menceritakan pengalamannya sebagai orang tua yang harus mendampingi kedua anaknya selama belajar online. Sedangkan Ifa Hanifah Misbach sebagai psikolog menyoroti problematika tersebut secara keilmuan.

Dalam paparannya Bu Ifa menjelaskan mengapa anak mengalami kesulitan belajar. Beliau juga menjelaskan pentingnya membangun pondasi kecerdasan anak sebelum mencapai kematangan intelektual, emosi, dan spiritual.

Pondasi kecerdasan yang perlu diolah dengan optimal tersebut adalah kecerdasan tubuh (body intelligence). Bu Ifa juga menjelaskan pentingnya mengenali tahapan perkembangan anak, yang meliputi otonomi vs rasa malu/bimbang, inisiatif vs rasa bersalah, tekun vs rendah diri, serta identitas vs kekacauan peran.

Peserta BloggerDay 2021

Pada akhirnya, BloggerDay 2021 tidak sekadar menjadi ajang temu kangen secara virtual. Namun, event ini juga membuka banyak wawasan bagi para peserta dalam menyikapi tantangan selama pandemi ini.

Terima kasih kepada seluruh panitia dan pendukung acara ini:
– KITATAMA EVENT @kitatama.id
– Virtual Family Trip: Idfi Pancani
– Narasumber BloggerHangout 50-51: Maman Suherman, Shafiq Pontoh, Ifa H. Misbach, Kania Safitri
– Host: Gita Siwi
– Moderator: Helen Simarmata
– Bloggerpreneur: @duorajistore, @katalensaku.photoworks, @ebigsoo_fashion_, @anesacooking, @geraiaksesoris2, @aykoprojects, @makarame, @resepdapurayah, @dapursesukahati, @hennahijab_collection, @asiboostertea, @kitatama.id, @sreehandmate, @photo_coffee_

8 thoughts on “BloggerDay 2021: Temu Kangen Virtual Keluarga Jempolan di Tengah Pandemi”

  1. Benar sekali, Mas. Harapannya semoga pandemi segera berakhir, jadi kehidupan bisa normal lagi ya. Soalnya memang enakan seperti dulu. Ada acara blogger, ada evant, bisa bertemu langsung dengan teman-teman, saling sharing, dan tambah ilmu juga. Tapi pandemi tak bisa ditolak, dan syukurlah bisa bersua walau hanya lewat virtual ya, Mas.

  2. Saya juga nggak akan pernah melupakan tahun 2020, tahun yang sangat sangat bersejarah di dalam hidup saya. Pokoknya teringat terus sampai tua nanti.

    Sebenarnya saya juga diundang untuk ikutan acara virtual ini, tapi saya nggak bisa, karena bentrok dengan jadwal kerja, ternyata nggak bisa diubah atau diundur, huuhuhhu….

    Wah, ternyata selama ini saya kurang memenuhi syarat 6 literasi tersebut. Harus ditingkatkan lagi nih.

    Nice post….

  3. Seruuuuu, ah jadi rindu ikut event kumpul blogger kayak dulu lagi. Bagaimana pun kegiatan offline lebih menuenangkan apalagi saat sesi doorprize/quiz nya. Acaranya menarik, isinya juga bermanfaat nambah pengetahuan baru

  4. Pas materi senjakala banyak hal yang jadi masukan buat kita konten kreator ya Pak, karena sebenarnya nggak hanya bijak bermedsos tapi juga bijak dalam membuat konten. Semoga tahun depan bisa kontribusi lagi.

  5. Aku juga ikut BloggerDay 2021 kemarin, Mas. Rame dan seru banget memang, banyak ilmu dan wawasan yang kudapat. Terutama tentang jadi content creator yang berdaya saing. Ciri khas itulah yang harus kukulik, merasa belum optimal seputar personal branding. Belum kuat, kudu spesifik dan pakar, betul itu. Virtual tournya nyenengin anak-anak, plus bertabur hadiah pula haha. Semoga tahun depan sudah bisa digelar secara langsung bertatap muka.

  6. Seenggaknya ada temu kangen meski sekedar lewat virtual. Pun jalan-jalan juga. Lebih dari itu, aku berharap banget pandemi segera usai. Agar acara seperti ini bisa kita lakukan dengan offline lagi.

  7. Wah saya ngiler liat acara virtual tripnya nih kak. Soalnya ke gedung putih. Penasaran nih isinya kayak apa.
    Trus ke Disney dan Niagara falls juga.
    Jadi pengen gabung ke bloggercroni nih kak..

  8. Semua sesinya sangat menarik ya. Gong banget di awal sesi saat virtual trip. Mood booster banget itu ya. Apalagi anak gw heboh teriak-teriak, ketawa, dan lainnya. KEluar semua ekspresinya bocah.
    Jadinya keseluruhan event bisa bikin betahhhh.

    Semoga next ada event yang seru-seru lagi ya kak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *