Cara mengganti kapasitor mesin cuci yang rusak
Gawai & Elektronik

Cara Mengganti Kapasitor Mesin Cuci Sendiri di Rumah

[ A+ ] /[ A- ]

Mesin cuci menjadi salah satu barang elektronik di rumah yang sering dipakai setiap hari. Karena pemakaian dalam waktu lama, salah satu komponen seperti kapasitor mesin cuci bisa saja rusak. Tak perlu khawatir, kita bisa menggantinya sendiri di rumah.

Kapasitor adalah komponen yang memiliki fungsi untuk menyimpan energi listrik. Energi ini kemudian digunakan untuk memutar motor pada mesin cuci.

Mesin cuci 2 tabung memiliki dua komponen kapasitor pada masing-masing tabung, baik tabung pencuci maupun pengering. Sedangkan jenis mesin cuci 1 tabung hanya memiliki 1 kapasitor karena tabung pada mesin cuci ini berfungsi ganda sebagai tabung pencuci dan pengering.

Cara Kerja Kapasitor pada Mesin Cuci

Kapasitor bekerja dengan cara menyimpan listrik, kemudian melepaskannya kembali ketika dibutuhkan. Kapasitor memiliki dua kutub, yaitu positif dan negatif. Ketika listrik dialirkan ke kapasitor, maka kapasitor akan menyimpan listrik pada kutubnya.

Ketika motor mesin cuci memerlukan daya listrik, kapasitor akan melepaskan daya listrik yang telah disimpan tersebut. Dalam proses pencucian, kapasitor punya peran penting untuk memulai motor mesin cuci dan menjaga motor tersebut tetap berjalan dengan baik.

Kapasitor juga berfungsi untuk menjaga kestabilan tegangan listrik sehingga mesin cuci dapat bekerja dengan baik. Selain itu, kapasitor mengoptimalkan penggunaan energi listrik pada motor sehingga mesin cuci bisa bekerja secara efisien.

Kapasitor Mesin Cuci Rusak, Ciri-Ciri dan Penyebabnya

Pemakaian mesin cuci yang rutin bisa menyebabkan kapasitor bisa menjadi lemah atau rusak. Ciri-ciri kapasitor yang rusak yaitu:

  • Putaran mesin cuci yang semakin lemah atau perlahan.
  • Terdengar suara mendengung saat mesin cuci dinyalakan, tetapi mesin cuci tidak berputar sama sekali.
  • Mesin cuci tidak bisa menjalankan program apa pun yang kita pilih.
  • Terlihat perubahan fisik pada kapasitor, seperti meleleh atau mengembung.

Rusaknya kapasitor pada mesin cuci bisa disebabkan oleh beberapa hal, antara lain:

  • Pemakaian mesin cuci yang kurang benar, seperti memasukkan pakaian secara berlebihan atau menggunakan mesin cuci terlalu lama.
  • Masa pakai mesin cuci sudah terlalu lama sehingga performa komponen-komponennya semakin berkurang.
  • Terjadi masalah pada sambungan listrik yang menyebabkan korsleting pada mesin cuci.

Namun, perlu diingat bahwa tidak semua masalah pada mesin cuci disebabkan oleh rusaknya kapasitor. Untuk memastikan apakah kapasitor rusak atau tidak, kita bisa mengeceknya dengan menggunakan multitester (multimeter).

Cara Mengganti Kapasitor pada Mesin Cuci

Setelah dipastikan kapasitor telah rusak, maka kita perlu menggantinya dengan ukuran yang sama. Ukuran tersebut bisa dilihat pada angka yang tercantum pada kapasitor, yaitu dengan satuan μF (dibaca microfarad).

Namun, selisih angka yang sedikit bisa masih ditoleransi karena tidak terlalu berpengaruh terhadap performa mesin cuci. Misalnya nilai kapasitor yang rusak adalah 3,5 μF dan 10,5 μF, kita bisa menggantinya dengan kapasitor bernilai 4 μF dan 11 μF.

Untuk mengganti kapasitor sendiri, kita bisa lakukan langkah-langkah berikut ini:

  • Pastikan untuk mematikan listrik dan mesin cuci terlebih dahulu.
  • Buka tutup belakang mesin cuci. Biasanya, kapasitor berada di dekat motor mesin cuci.
  • Lepaskan kabel kapasitor dari mesin cuci dan motor secara hati-hati.
  • Ambil kapasitor lama dan ganti dengan kapasitor baru. Sambungkan kapasitor baru tersebut dengan kabel secara benar.
  • Pasang kembali tutup belakang mesin cuci.
  • Hidupkan mesin cuci dan pastikan berfungsi dengan baik.

Jika kapasitor mesin cuci yang rusak tersebut telah diganti tetapi mesin cuci masih tidak berfungsi dengan baik, sebaiknya bawa mesin cuci ke bengkel atau toko elektronik untuk diperbaiki oleh teknisi yang berpengalaman. Semoga bermanfaat!

Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *