Hiburan

Film “Temen Kondangan”, Saat Pesta Pernikahan Berakhir Rusuh

Temen Kondangan

Temen Kondangan, sebuah film terbaru produksi MNC Pictures akan tayang di bioskop Januari 2020 ini.

Film bergenre komedi ini dibintangi oleh actor dan aktris ternama seperti Prisia Nasution, Samuel Rizal, Gading Marten, Olivia Jensen, Kevin Julio, Reza Nangin, Diah Permatasari, dan lain-lain. Film ini disutradarai oleh Iip Sariful Hanan, yang sebelumnya lebih dikenal pada serial televisi Tukang Ojek Pengkolan.

Hari Jumat (24/1) dilakukan press screening dari film Temen Kondangan ini. Saya beruntung terundang di acara yang diadakan di Grand Indonesia ini. Orang-orang yang terlibat dalam film ini seperti para pemain, sutradara, penulis naskah, turut hadir di acara tersebut.

Bagi Iip Sariful Hanan, Temen Kondangan merupakan film layar lebar pertama yang dibuatnya. Dalam press screening Jumat kemarin, Iip Hanan mengungkapkan bahwa meski ia sebelumnya pernah menggarap serial televisi Tukang Ojek Pengkolan, tentu ada tingkat kesulitan tersendiri saat membuat film layar lebar.

Baca juga: โ€œPreman Pensiun” dan Kisah Nyata Para Aktor yang Hijrah dari Dunia Preman

Film Temen Kondangan bercerita tentang Putri (Prisia Nasution) yang mendapat undangan pernikahan mantan kekasihnya, Deni (Samuel Rizal) yang mempersunting Fitri (Olivia Jensen). Demi dianggap sudah move on dari Deni, Putri berencana datang ke pernikahan dengan membawa pasangan. Hal tersebut dipandangnya sangat perlu demi menjaga citranya di mata teman-teman dan netizen, mengingat Putri memiliki follower yang cukup banyak di Instagram.

Berbagai upaya dilakukan Putri untuk mendapatkan teman kondangan. Putri mengirimkan pesan kepada Juna (Kevin Julio) untuk mau menemaninya saat kondangan, namun Juna tak kunjung  membalas pesan Putri. Secara bercanda, Putri juga mengungkapkan kendala yang tengah dihadapinya tersebut kepada Galih (Gading Marten), atasan Putri di tempat kerja.  Hingga akhirnya Putri secara kebetulan bertemu Yusuf (Reza Nangin), teman semasa SMA di sebuah kafe. Yusuf pun menjadi pilihan Putri untuk diajak ke pesta pernikahan Deni.

Pada hari H, Putri dan Yusuf datang ke resepsi pernikahan. Di luar dugaan, Galih dan Juna juga hadir ke tempat tersebut. Putri menjadi kalang kabut oleh 3 teman kondangannya: Yusuf, Galih, dan Juna. Tak hanya itu, ketiga teman kondangan tersebut juga membuat ulah hingga pesta pernikahan menjadi kacau-balau dan rusuh. Bagaimana terjadinya kekacauan tersebut, silakan saksikan nanti di bioskop.

Press Screening Temen Kondangan
Press Screening Temen Kondangan (24/1)

Menyaksikan Temen Kondangan, penonton akan dibuat tertawa sepanjang film ini diputar.

Tema yang diangkat sangat dekat dengan kehidupan masa kini, yaitu bagaimana seseorang bisa move on dari mantan kekasihnya di masa lalu. Alur cerita film ini tidak berat sehingga penonton tidak perlu berpikir keras saat menyaksikannya. Dialog para pemainnya mudah dicerna, dan joke yang ada tidak menyinggung suku, agama, atau ras mana pun.

Meski hampir 90% film Temen Kondangan ini menghadirkan suasana resepsi di sebuah gedung yang biasa kita lihat, hal-hal konyol yang terjadi di film tersebut sangatlah jarang terjadi di kehidupan nyata. Mustahil seseorang membawa 3 orang sekaligus untuk menjadi teman kondangan, dan mustahil pula pada sebuah pesta pernikahan terjadi aksi lempar-lemparan kue. Namun, hal-hal tersebutlah yang justru membuat penonton tergelak.

Ada beberapa pesan positif dari film ini. Temen Kondangan mengajarkan kita untuk tidak memikirkan terlalu dalam omongan netizen yang kadang menghakimi kita. Juga, kita diajak untuk menjadi apa adanya atau menjadi diri sendiri, tidah harus selalu terlihat sempurna di mata orang lain. Selain itu, Temen Kondangan mengajak kita untuk bisa move on dan berdamai dengan masa lalu serta tetap menjalin hubungan baik dengan orang-orang yang mungkin kita anggap telah menyakiti kita.

Penasaran dengan seru dan kocaknya film ini? Jangan ketinggalan, saksikan Temen Kondangan di bioskop mulai 30 Januari 2020 nanti.

1 thought on “Film “Temen Kondangan”, Saat Pesta Pernikahan Berakhir Rusuh”

  1. Penasaran sama filmnya, sudah baca beberapa review soal film ini soalnya ๐Ÿ˜€

    Saya bisa related sama apa yang Putri hadapi, karena jaman dulu, waktu masih single, pusing juga kalau harus kondangan tapi nggak mau sendiri hahahaha. Untung dulu teman kondangan nggak harus cowok, jadi bisa bawa teman cewek, atau sepupu dan lain sebagainya. Tapi mungkin di era sosmed sekarang, memang pressurenya lebih besar. Dan saya yakin, banyak Putri-Putri lain di luar sana ๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *