investasi saham untuk pemula dengan menggunakan aplikasi InvestasiKu
Ekonomi & Bisnis

Belajar Investasi Saham untuk Pemula dengan InvestasiKu

Investasi saham tak hanya untuk orang yang sudah kaya. Orang awam atau pemula ternyata juga bisa mendapatkan cuan di pasar modal. Agar lebih paham, ada baiknya kita belajar investasi saham untuk pemula.

Beberapa waktu yang lalu saya mengikuti webinar “Cerdas Berinvestasi” yang diselenggarakan oleh Komunitas Indonesian Social Blogpreneur (ISB) bekerja sama dengan InvestasiKu. InvestasiKu merupakan aplikasi investasi yang didevelop oleh PT Mega Capital Sekuritas.

Banyak informasi menarik yang disampaikan pada webinar tersebut. Saya mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana berinvestasi saham.

Mengapa Kita Harus Berinvestasi?

Hidup itu seperti sebuah roller coaster. Ada waktunya kita berada di atas, ada waktunya juga berada di bawah. Kondisi finansial pun tidak selamanya stabil. Sementara, kita tak pernah tahu kondisi baik atau buruk yang akan datang kepada kita.

Setiap orang juga memiliki timeline. Pada umumnya orang mulai berkarir di usia 21, kemudian mencicil rumah (27), menikah (28), membeli mobil (29), menyiapkan dana pendidikan anak (33), dan pensiun (55).

Setiap orang juga memiliki batas waktu untuk menabung atau investasi. Pada umur 25 tahun, kita biasanya memiliki tingkat konsumsi yang tinggi dan tabungan yang rendah. Di usia 28, tingkat konsumsi makin naik dan tabungan mulai bertambah.

Menginjak paruh baya atau usia 40, tingkat konsumsi dan tabungan juga semakin besar. Dan ketika masuk masa pensiun di usia 55, konsumi tetap ada sedangkan kita tidak bisa menambah tabungan lagi.

Di sisi lain, inflasi terus terjadi. Jika di tahun 2002 harga semangkuk mie ayam  sebesar 10 ribu rupiah, sekarang harganya sudah 25 ribu. Terjadi kenaikan harga 150% dalam kurun waktu 2002-2022 tersebut.

Pada periode yang sama, pengeluaran untuk lifestyle juga meningkat dari Rp5 juta per tahun menjadi Rp30 juta per tahun. Kenaikan juga terjadi terhadap biaya kuliah, dari Rp80 juta menjadi Rp250 juta.

Jangan sampai pendapatan kita tergerus oleh inflasi. Agar tidak kalah dengan laju inflasi, uang yang kita miliki harus dikelola atau diputar agar kenaikannya bisa melebihi tingkat inflasinya.

Kita perlu mencari alat yang bisa meningkatkan nilai uang di atas tingkat inflasi tahunan. Alat yang digunakan yaitu investasi, yakni menempatkan modal berupa uang dan aset lain ke sebuah tempat. Harapannya, suatu saat modal yang ditanamkan tersebut bisa menghasilkan sejumlah keuntungan.

Investasi Saham

Ada berbagai instrumen investasi yang bisa kita pilih, baik yang berbentuk fisik maupun non fisik. Investasi fisik misalnya emas, rumah atau properti, tanah, dan lainnya. Investasi non fisik berupa deposito, obligasi (ORI, SUKRI, obligasi perusahan, dan lainnya), saham, reksadana, dan lainnya. Dan pada kesempatan ini kita membahas investasi saham.

Dalam investasi saham, kita tidak sebatas membeli di saat harga murah dan menjualnya di harga tinggi. Lebih dari itu, kita harus mampu menganalisis yang bisa berupa membaca laporan keuangan, membaca grafik saham, dan membuat strategi atau keputusan yang tepat.

Dalam transaksi saham di pasar modal, ada satu elemen penting yang disebut sekuritas atau perusahaan sekuritas. Sekuritas adalah pihak yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan kegiatan usaha sebagai perantara pedagang efek.

Kita tidak bisa langsung melakukan transaksi saham tanpa adanya perusahaan sekuritas. Perusahaan sekuritas menjadi pihak perantara atau broker antara investor dan perusahaan yang melakukan jual beli saham di bursa efek.

Investasi Saham untuk Pemula dengan InvestasiKu

Perkembangan teknologi digital sangat membantu kita dalam banyak bidang kehidupan. Saat ini kita sudah tidak perlu datang ke BEI untuk jual-beli saham, tetapi cukup menggunakan aplikasi saja. Ada aplikasi InvestasiKu yang sangat membantu investasi saham untuk pemula.

Aplikasi finansial InvestasiKu yang dikelola dan dikembangkan oleh PT Mega Capital Sekuritas. PT Mega Capital Sekuritas sebagai broker saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang memiliki izin usaha dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Untuk bisa investasi saham dengan InvestasiKu, langkah-langkahnya sangat mudah. Yaitu sebagai berikut:

1. Unduh dan Pasang Aplikasi InvestasiKu

Silakan unduh aplikasi InvestasiKu yang tersedia di PlayStore dan App Store. Setelah diunduh, pasang aplikasinya di smartphone.

2. Buat Akun di InvestasiKu

Buatlah akun atau registrasi dengan isi nama, alamat email, password dan nomor HP. Kemudian InvestasiKu akan mengirimkan 6 digit kode OTP ke nomor yang didaftarkan. Setelah memasukkan kode OTP, pilih Next dan kita sudah berhasil membuat akun.

3. Buat Rekening Dana Nasabah

Buat Rekening Dana Nasabah (RDN) dengan memasukkan data diri yang diminta seperti nama, TTL, alamat, pekerjaan, sumber penghasilan, nama tempat kerja, NPWP (jika ada) dan data penunjang lainnya. Kemudian, unggah foto KTP.  

Setelah data-data disubmit, cek email yang digunakan untuk registrasi akun untuk mendapatkan link verifikasi biometrik. Klik link tersebut untuk menuju menu verifikasi biometrik.

Ikuti proses verifikasi tersebut sampai selesai dan akan muncul pemberitahuan Verifikasi Biometrik Berhasil. Pilih OK dan kita akan terima notifikasi berhasil menyelesaikan registrasi nasabah baru di PT Mega Capital Sekuritas. Silahkan cek email masuk dari InvestasiKu yang berisi informasi Nomor Rekening Nasabah dan informasi lain.

Fitur-Fitur Menarik di Aplikasi InvestasiKu

InvestasiKu memiliki beberapa fitur menarik yang sangat membantu kita. Misalnya Fitur Trading Area, Portofolio, Watchlist, Market, dan lainnya.

1. Fitur Trading idea

Fitur ini memberikan ide kepada kita sebagai trader untuk membeli saham apa di hari tersebut. Tinggal pilih emiten yang muncul pada fitur trading idea.

2. Fitur Portofolio

Fitur Portofolio memperlihatkan perkembangan saham yang kita miliki. Misalnya capital gain, list saham, status order saham di jam bursa, smart dan GTC (Good Till Cancel) list.

3. Fitur Watchlist

Fitur watchlist membantu kita untuk memantau saham yang menjadi target untuk kita beli jika sudah berada pada posisi beli terbaik. Di fitur ini kita juga bisa melihat DPK OJK yang berisi catatan penting mengenai masing-masing saham, apakah bermasalah atau tidak.

4. Fitur Market

Fitur market menyediakan beragam informasi menarik tentang bursa. Misalnya kondisi IHSG, indeks saham domestic maupun global, top saham yang bisa jadi pilihan seperti saham top market cap, top active, top gainer, top loser, top value dan saham top volume.

Nah, ternyata investasi saham untuk pemula sangatlah mudah. Dengan aplikasi InvestasiKu, kini kita bisa belajar berinvestasi saham. Yuk, download aplikasinya dan masukkan kode referal DANI2444495 atau klik banner di bawah.

Share this:

11 thoughts on “Belajar Investasi Saham untuk Pemula dengan InvestasiKu”

  1. Wah, aplikasi yang sangat membantu bagi mereka yang ingin terjun ke dunia investasi saham.

    Memang perlu adanya bimbingan dan keamanan untuk perniagaan seperti ini, mungkin Teddy akan coba jika sudah ada penghasilan.

    Terima Kasih Bang.

  2. Aku jg kemarin ikutan download ini dan banyak banget materi2 yang bisa dipelajari soal investasi yaa kak. Jadi ngga asal “terjun” tapi tahu ilmunya dulu soal investasi

  3. Bener banget, dengan berbagai fitur yang banyak, dibutuhkan bimbingan dari financial advisor biar gak salah langkah bagi orang awam.

  4. So far baru belajar investasi melalui deposito. After read this article, jadi tercerahkan tentang investasi dalam bentuk saham, layak dipertimbangkan juga. Keren nih investasiku

  5. Belum terlambat kalau ingin memulai investasi. Apalagi InvestasiKu ini aman dan cocok buat pemula yang masih mau belajar berinvestasi. Pendaftarannya pun mudah. Semoga bisa merencanakan keuangan untuk kebebasan finansial kelak.

  6. Udah mulai kepikiran sih buat investasi, tapi masih bingung harus investasi apa. Trus denger soal investasi ku ini. Jd ada banyak macam produk investasi ya di satu aplikasi

Leave a Reply

Your email address will not be published.