Apa itu Dangdut verse atau D’verse
Sains & Tekno

Tertarik dengan NFT, Kenali Dangdut Verse atau D’verse

Non Fungible Token (NFT) ramai diperbincangkan sebagai kepemilikan atas aset digital. Yang terbaru, kini hadir Dangdut verse atau D’verse yang bisa digunakan sebagai instrumen investasi digital.

Topik mengenai NFT mengemuka di tanah air ketika Gustaf Al Ghozali atau yang dikenal sebagai Ghozali Everyday berhasil menjual foto selfie dirinya di Open Sea. Harganya sangat fantastis, mencapai miliaran rupiah.

Kesuksesan Ghozali Everyday memperlihatkan sisi kreativitas dari perkembangan NFT sebagai aset digital. NFT tidak bisa digandakan, sehingga menjadikannya sebagai karya cipta yang langka.

Sama seperti kripto, NFT diperjualbelikan melalui suatu platform khusus. NFT sendiri diperjualbelikan dengan teknologi blokchain yang mempunyai kode identifikasi unik dan metadata yang membedakan satu dengan lainnya. Karena karakteristik tersebut, NFT menjadi teknologi yang bisa melindungi hak cipta.

Mengenal Dangdut Verse atau D’verse

Dangdut verse atau D’verse hadir sebagai bentuk kemajuan teknologi yang menggabungkan musik dangdut dengan dunia kripto. Jika dulu karya musik dangdut bisa dinikmati dalam wujud kaset pita, laser disc (LD), compact disc (SD), video compact disc (VCD), atau digital versatile disc (DVD), maka sekarang bisa dimiliki dalam bentuk digital. Ada tiga fitur penting yang akan diluncurkan oleh D’verse, yaitu NFT, Staking Kripto, dan Apps.

D’verse membidik NFT sebagai pasar baru dan potensial dalam membentuk ekosistem investasi. Bayangkan Anda sebagai fans berat salah satu artis dangdut, tentunya akan kecewa jika belum memiliki foto eksklusif sang artis dengan format 3D.

Di sinilah D’verse hadir dan menjadikan NFT sebagai salah satu jembatan agar foto tersebut bisa dimiliki. Melalui sistem sharing profit, hasil penjualan dalam NFT juga langsung masuk ke dompet si pedangdut.

Selain NFT, D’verse juga fokus dalam pengembangan staking kripto. Staking kripto merupakan sebuah proses ketika Anda berpartisipasi aktif dalam validasi transaksi dalam blockchain konsensus algoritma Proof of Stake (PoS).

Gambarannya seperti proses deposit bank dalam jangka waktu tertentu dan Anda mendapatkan bunga dari token yang dikunci. Dalam blockchain, siapa saja yang memiliki saldo minimum bisa melakukan validasi transaksi dan mendapatkan imbalan. Dengan mengunci aset kripto dari D’verse, Anda punya kekuatan pengambilan keputusan dalam jaringan. Dengan cara ini, holder bisa menjaga harga token lebih stabil.

Fokus selanjutnya dari D’verse yaitu pembuatan aplikasi mobile lewat platform iOS dan Playstore. Aplikasi ini akan menggunakan konsep Web3 atau World Wide Web berdasarkan teknologi blockchain yang menggabungkan konsep seperti desentralisasi dan ekonomi berbasis token.

Ada konsep baru yang hendak diterapkan D’verse, di mana artis dan penggemar bisa mendapatkan benefit melalui skema sing to earn, dance to earn, dan juga watch to earn. Jadi, Anda bisa bernyanyi, berjoget, atau sekadar menonton sambil rebahan dengan bonus token.

D’verse Berbeda dengan Binomo

Cara kerja D’verse sangat berbeda dengan Binomo. Binomo bekerja dengan cara menebak apakah harga naik atau turun dalam time frame tertentu hanya dengan satu candle saja. Jika Anda salah menebak, uang pun hilang tanpa bekas. 

Sedangkan dalam D’verse, Anda melakukan trading yaitu membeli atau menjual sejumlah lot dari sejumlah emiten yang ada. Selanjutnya, Anda bebas menentukan kapan mau take profit atau cut loss. Jumlah token yang anda beli, misalnya saat harga kripto sedang anjlok, tak berkurang sama sekali. Hanya nilainya saja yang turun.

Developer memberikan jaminan kepada calon buyers bahwa produk token dangdut Divers bukan penipuan (scamming) atau rug pull, apalagi Binomo. 

Pertama, developer memberikan jaminan untuk mengunci Liquidty Pool. Liquidty Pool adalah kumpulan token yang dikunci dalam kontrak pintar yang menyediakan likuiditas dalam pertukaran terdesentralisasi dalam upaya untuk mengurangi masalah yang disebabkan oleh ilikuiditas. 

Kedua, developer akan memperkenalkan diri kepada publik. Dalam dunia kripto, perkenalan diri seperti ini tidak wajib (developer anonim). Namun sebagai bagian untuk menarik kepercayaan, developer berani memberitahukan identitasnya., termasuk alamat kantor dibuka kepada publik. 

Ketiga, D’verse sedang mengajukan proses audit token pada lembaga audit certiK. Hal ini sebagai jaminan mutu kepada buyers yang diberikan pengembang bahwa token tidak main-main, sekaligus menunjukkan komitmen bahwa keuntungan investasi tidak dibawa lari.

Nah, hadirnya Dangdut verse atau D’verse ini tentunya menjadi hal positif bagi dunia dangdut di tanah air. Baik artis maupun penggemar dangdut, bisa mendapatkan keuntungan melalui D’verse ini.

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published.