Lomba Blog Serba-serbi

Lima Dasawarsa Berkarya, Freeport Indonesia Memberi Kontribusi Nyata

Tambang dan Freeport. Saya dulu sempat memberi penilaian negatif terhadap dua kata ini. Tambang merusak alam, mencemari lingkungan. Sedangkan Freeport menjadi korporasi tambang yang mengeruk kekayaan Indonesia, dibawa ke luar negeri.

Penilaian pribadi itu (lambat laun) berubah. Alasannya simpel, barang-barang yang saya pakai tiap hari sebagian besar dihasilkan dari pertambangan. Laptop, telepon pintar, sendok-garpu dan lainnya, mengandung komponen hasil tambang. Mustahil untuk meniadakan aktivitas pertambangan. Langkah yang bijak adalah mengelolanya dengan baik. Sedangkan Freeport, dalam hal ini PT Freeport Indonesia (PTFI), dalam usia setengah abadnya telah memberi kontribusi besar. Baik kontribusi bagi Indonesia, juga Papua.

PTFI merupakan afiliasi Freeport-McMoRan (FCX) dan Mining Industry Indonesia (MIND ID). PTFI menambang dan mengolah bijih menghasilkan konsentrat yang mengandung tembaga, emas dan perak. Tambang tembaga di kawasan Grasberg, Papua merupakan salah satu deposit tembaga dan emas terbesar di dunia.

Tambang dan Isu Lingkungan

Aktivitas menambang dan mengolah tentunya memerlukan investasi besar. Penambangan meliputi kegiatan pengeboran dan peledakan, pengisian dan pengangkutan muatan, dan penghancuran, menghasilkan bijih tembaga. Pengolahan meliputi kegiatan penggerusan, pengapungan, dan pengeringan, menghasilkan konsentrat tembaga, yang memiiki kandungan tembaga, emas dan perak. Konsentrat tembaga adalah produk akhir PTFI, dengan nilai tambah mencapai 95%.

Selanjutnya, kegiatan pemurnian dilakukan di PT Smelting, Gresik. PT Smelting merupakan smelter tembaga pertama dan satu-satunya di Indonesia. PT Smelting didirikan dan dioperasikan bersama oleh PTFI dan Mitsubishi sejak tahun 1997.

Pengolahan PTFI

Semua industri, termasuk pertambangan, memiliki dampak lingkungan tak terhindarkan, baik dampak positif maupun negatif. Terjadi pertukaran antara manfaat lingkungan dan dampak lingkungan. Pemerintah Indonesia telah mengatur bagaimana PTFI menjalankan proyek ini agar dapat memberikan manfaat ekonomi, sementara sedapat mungkin mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

PTFI memiiki kebijakan lingkungan. Yaitu mentaati peraturan dan kebijakan pemerintah tentang lingkungan hidup, menerapkan sistem manajemen lingkungan berdasarkan ISO 14000, memitigasi dampak lingkungan (penetralan air asam, pengelolaan tailing dan limbah lainnya), melakukan upaya 3R, riset dan pengembangan, pendidikan lingkungan, serta bermitra secara aktif dengan masyarakat lokal dan pemangku kepentingan.

Kontribusi Freeport Indonesia

PTFI memberikan kontribusi yang tidak kecil bagi Indonesia maupun Papua. Sumbangsih bagi negeri di berbagai bidang, mulai dari ekonomi hingga kemasyarakatan, telah diberikan oleh PTFI.

Kontribusi Finansial

Hampir 5 dasawarsa Freeport Indonesia memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional. PTFI telah menginvestasikan US$ 7,7 miliar untuk infrastruktur dan memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Domestik Bruto Nasional sebesar lebih dari US$ 60 miliar sejak 1992. Kajian LPEM-UI menyebutkan dampak ekonomi dari operasi PTFI di Papua dan Indonesia tahun 2015 yaitu sebesar 0,6 % PDB Indonesia, 48% PDRB provinsi Papua, dan 94% PDRB Mimika.

Kontribusi finansial yang diberikan oleh PTFI

Freeport Indonesia juga menjadi penyedia lapangan kerja swasta terbesar di Papua. Penciptaan lapangan kerja sebesar 230.000, terdiri dari 122.000 di Papua dan 108.000 di luar Papua. PTFI juga merupakan salah satu pembayar pajak terbesar di Indonesia.

Pengembangan SDM Papua

Data per 31 Desember 2018, PTFI menyerap tenaga kerja sebanyak 30.542 pekerja langsung PTFI dan kontraktor. Jumah pekerja langsung sebanyak 7.096 pekerja dengan komposisi  41% asli Papua, 57% non Papua, dan 2% asing.

Grafik pekerja staf Papua di PTFI

Sejak tahun 1996 PTFI telah berkomitmen untuk melipatgandakan jumlah karyawan asli Papua yang memegang posisi manajemen strategis. Per 31 Desember 2018, terdapat 9 orang asli Papua yang menjabat vice president serta 50 orang asli Papua sebagai manajer dan karyawan level senior. Grafik jumlah pekerja asi Papua mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Pengembangan Masyarakat

Saat PTFI mulai beroperasi, populasi Mimika masih dibawah 1.000 orang. Sekarang Mimika termasuk daerah dengan tingkat migrasi terbesar di Indonesia. PTFI masih menjadi penggerak utama ekonomi di Papua. Dana pengembangan masyarakat yang dikeluarkan PTFI selama 1992-2018 sebesar US$ 1,7 miliar.

Fasilitas kemasyarakatan yang dibangun PTFI

Di bidang Kesehatan, PTFI membangun dan mengoperasikan 2 rumah sakit, 3 Klinik Umum, 2 klinik spesialis yang memberikan pelayanan kesehatan gratis. Di bidang pendidikan, PTFI memberikan beasiswa, mendirikan dan mengelola asrama, bantuan infrastruktur dan operasional pendidikan. Sedangkan untuk infrastruktur, sebanyak 3.200 rumah, fasilitas umum dan fasilitas sosial dibangun sejak 1997.

Penghargaan yang Diperoleh Freeport Indonesia

Atas kinerja dan kontribusi Freeport untuk masyarakat, tidak mengherankan jika berbagai penghargaan berhasil diperoleh. Di antaranya yaitu:

  • Penghargaan Subroto, Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM), kategori “Kepatuhan PNBP Mineral dan Batu Bara” (tahun 2019).
  • IMA Awards 2019 untuk kategori kontribusi terbesar kepada negara melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), dan kategori perusahaan yang melakukan Program Pengembangan Masyarakat terbaik.
  • Tim Emergency Preparedness & Response Group (ERP) PT Freeport Indonesia meraih Juara Umum dalam Indonesia Fire Rescue Challenge (IFRC) 2018.
  • Penghargaan Platinum untuk Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV & AIDS di Tempat Kerja, dari Kementerian Tenaga Kerja (2016).
  • Penghargaan Platinum untuk Program Pencegahan dan Penanggolangan HIV & AIDS di Tempat Kerja, dari Kementerian Tenaga Kerja (2015).
  • Penghargaan untuk Kategori Mengembangkan Keanekaragaman Hayati untuk Program ‘Penerbitan Buku Burung dan Buku Katak’ dalam event Indonesia Green Awards 2015.
  • PT Freeport Indonesia meraih penghargaan tertinggi (Gold Achievement) di ajang Operational Excellence Conference and Award 2015 melalui pencapaian PTFI dalam Minegem Productivity Improvement Project.
  • Tim Geographical Information Services (GIS), Divisi Geo Engineering PT Freeport Indonesia meraih penghargaan Special Achievement in GIS (SAG) 2015 pada acara ESRI User Conference 2015, San Diego, California, US.

Uraian di atas setidaknya membuka mata kita, bahwa Freeport Indonesia memberikan kontribusi nyata baik bagi Papua maupun Indonesia. Pandangan negatif terhadap pertambangan dan PTFI yang mungkin masih saja tertanam di kepala kita, seharusnya berubah setelah membaca data-data yang ada.

(Sumber data dan gambar: ptfi.co.id)

1 thought on “Lima Dasawarsa Berkarya, Freeport Indonesia Memberi Kontribusi Nyata”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *