Sehat Serba-serbi

Resolusi Sehat : “Berikanlah Kami Makanan yang Secukupnya”

Bapa kami yang di surga dikuduskanlah nama-Mu. Datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di surga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya. Dan ampunilah kami akan kesalahan kami seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami

Doa Bapa Kami adalah doa yang sangat dikenal oleh orang Kristen. Doa yang diajarkan oleh Yesus Kristus ini mengajak kita bagaimana untuk hidup dan membangun hubungan dengan benar, baik dengan Tuhan, dengan diri sendiri, maupun dengan orang lain.

Doa Bapa Kami juga mengajarkan kita untuk hidup dengan sehat yaitu, mengenai pola makan yang benar. Kalimat “Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya” dengan jelas mengajarkan kepada kita mengenai pola makan yang sehat.

Makan yang sehat adalah makan yang secukupnya. Disini, secukupnya mengandung arti cukup dari segi kualitas dan kuantitas, tidak kurang dan juga tidak berlebihan. Jika kita makan dengan kurang, tentu akan berakibat tidak baik. Demikian juga dengan makan berlebihan, akibatnya pun juga sangat tidak baik.

Banyak contoh, tokoh-tokoh yang meninggal dunia dalam usia yang masih muda bukan karena kalah dalam peperangan rohani atau karena serangan setan, melainkan karena penyakit yang ditimbulkan karena kolesterol, hipertensi, atau serangan jantung, yang timbul karena pola makan yang berlebihan. Sungguh disayangkan bukan?

Padahal jika kita mau ‘menguasai diri’ dalam hal makanan, semua penyakit tersebut tentunya dapat dihindari dan kita dapat hidup lebih lama menikmati berkat dan anugerah Tuhan dalam hidup kita. Dalam 9 buah Roh di Galatia 5, buah yang terakhir adalah penguasaan diri. Ini tidak hanya menyangkut penguasaan diri dalam menjaga panca indera kita dari hal-hal yang berbau dosa, tetapi juga penguasaan diri dalam menjaga nafsu makan kita.

Nah, marilah kita hidup sehat. Mulai makan yang secukupnya dan mengontrol nafsu makan kita. Tidak makan secara berlebihan, termasuk saat menghadiri pesta-pesta atau resepsi-resepsi yang menyajkan makanan yang super lezat.

Amsal 23:1-3 mengatakan “Bila engkau duduk makan dengan seorang pembesar, perhatikanlah baik-baik apa yang ada di hadapanmu. Taruhlah sebuah pisau pada lehermu, bila nafsumu besar. Jangan ingin akan makanannya yang lezat, itu adalah hidangan yang menipu.”

Dan dalam momen Natal dan Tahun Baru ini, pastikan kita dapat mengendalikan diri dalam pesta-pesta yang kita ikuti. Jadikanlah pengendalian diri ini sebagai resolusi sehat tahun 2019 nanti.

Selamat Natal,
Selamat Tahun Baru,
Tetap Hidup Sehat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *