Waspada Isi Galon Mudah Dipalsukan ini yang konsumen perlu lakukan
Sehat

Waspada Isi Galon Mudah Dipalsukan, Apa yang Konsumen Perlu Lakukan?

Beberapa waktu lalu, banyak media yang  memberitakan soal isi galon mudah dipalsukan. Hal ini tentunya perlu menjadi perhatian semua pihak, termasuk masyarakat sebagai konsumen air minum kemasan.

Air minum dalam kemasan telah menjadi kebutuhan utama masyarakat. Sejak tahun 1970-an, terjadi perubahan perilaku masyarakat dalam mengonsumsi air minum. Mereka yang sebelumnya merebus air sumur untuk diminum, mulai beralih menggunakan air minum yang dikemas. Alasannya karena lebih praktis. Kondisi ini tentunya menjadi peluang bisnis yang menjanjikan bagi produsen air minum. Produsen-produsen air minum kemasan terus bermunculan.

Ada beragam produk air minum kemasan. Untuk kebutuhan air minum di rumah tangga, masyarakat menggunakan air mineral dalam kemasan galon karena dinilai lebih efisien. 

Seiring peningkatan jumlah penduduk, maka jumlah pengguna air minum dalam kemasan pun semakin bertambah.  Bahkan, pada masa pandemi COVID-19 di tahun 2020 lalu konsumsi produk air minum dalam kemasan mengalami peningkatan. 

Indonesia Water Institute (IWI) menyebutkan sekitar 65% masyarakat beralih dari penggunaan air tanah ke air minum dalam kemasan. Dari keseluruhan pengguna air minum dalam kemasan, 88% merupakan pengguna air minum kemasan galon. Sementara 12% lainnya menggunakan air minum dari berbagai macam kemasan.

Proses Pengadaan Air Minum

Dalam proses pengadaan air minum dalam kemasan, produsen perlu mematuhi peraturan yang berlaku. Ada beberapa hal yang harus dilakukan. Mulai dari pengambilan air dari sumber air, filtrasi, disinfeksi, pembersihan kemasan, hingga pengisian air dan penutupan kemasan.

Selain itu, proses distribusi produk dari produsen sampai ke konsumen juga perlu dilakukan sesuai prosedur. Tujuannya untuk menjamin produk yang dihasilkan telah memenuhi standar kesehatan.

Modus Kejahatan Isi Galon Palsu

Namun, ada saja oknum tertentu yang melakukan kecurangan. Demi meraih keuntungan ekonomi, oknum-oknum tersebut menggunakan cara-cara yang licik serta mengabaikan kesehatan dan keselamatan konsumen.

Kasus pengoplosan galon air mineral isi ulang sebenarnya sudah sering terjadi. Selain kasus di Cilegon yang terjadi di tahun 2022 ini, sebelumnya juga ada kasus isi galon palsu di tempat lain. Seperti kasus di Bantul (2011), Depok (2016), Tangerang Selatan (2017), Tangerang (2018), Pandeglang (2018), dan Magetan (2020).

Isi Galon Palsu Rugikan Konsumen

Saat menerima isi galon palsu, konsumen tentu saja dirugikan. Mereka harus mengeluarkan uang seharga air galon asli, tetapi produk yang diterima tidak memiliki kualitas yang sepadan.  Kita perlu lebih hati-hati karena yang digunakan adalah galon merk terkenal yang sudah lama ada di Indonesia

Tak hanya itu, kesehatan konsumen juga dipertaruhkan. Kebersihan air minum menjadi tidak terjamin, serta bisa terkontaminasi dengan kuman, bakteri, dan bahan kimia berbahaya. Isi galon palsu tersebut bisa menyebabkan terjadinya berbagai gangguan kesehatan. 

Beragam ancaman kesehatan yang bisa muncul akibat mengonsumsi air yang tidak higienis dari galon palsu tersebut, antara lain:

Bahaya bagi ibu hamil 

Ibu hamil bisa mengalami infeksi yang ditimbulkan oleh air yang terkontaminasi bakteri Escherichia coli (E. coli). Infeksi bakteri E. coli ini bisa menyebabkan diare, mual dan muntah, hilangnya nafsu makan, demam, dan kelelahan. Apabila kondisi tubuh sang ibu tidak bisa bertahan terhadap infeksi, maka keguguran kehamilan bisa saja terjadi.

Bahaya bagi ibu menyusui

Kualitas air minum yang buruk bisa berpengaruh terhadap kualitas ASI. Produksi ASI juga menjadi tidak optimal akibat air minum yang dikonsumsinya tersebut. Isi galon palsu ini bisa mengakibatkan si buah hati tidak bisa menerima asupan gizi yang berkualitas.

Bahaya bagi bayi dan anak-anak

Air galon yang tidak terjamin kualitasnya bisa menimbulkan gangguan pada sistem pencernaan, otak, dan organ tubuh yang lain. Jika sudah demikian, maka pertumbuhan dan kecerdasan anak menjadi tidak optimal.

Selain menimbulkan bahaya bagi ibu  hamil, ibu menyusui, bayi, dan anak-anak, air minum yang buruk juga berbahaya remaja dan orang dewasa. Contohnya pada kasus yang terjadi di tahun 2018. Seorang remaja berusia 15 tahun di Tangerang menjadi korban setelah mengkonsumsi air mentah yang bersumber dari air galon mineral palsu. Ia pun mengalami diare dan muntah, sehingga harus mendapatkan perawatan lebih lanjut di rumah sakit.

Isi Galon Mudah Dipalsukan, Ini yang Konsumen Perlu Lakukan

Kasus isi galon yang dipalsukan (isinya lho yah bukan tutup galon palsu) perlu mendapatkan perhatian dari semua pihak, baik pemerintah, produsen, maupun konsumen. Pemerintah menetapkan regulasi dan melakukan pengawasan. Produsen menjalankan regulasi tersebut dengan baik serta membuat desain tutup galon sedemikian rupa sehingga sulit untuk dipalsukan. Produsen perlu mengganti desain tutup galon secara berkala. Serta konsumen juga perlu teliti sebelum membeli.

Namun, para pelaku kejahatan selalu memiliki akal licik dalam melakukan aksinya. Mereka memiliki alat untuk membuka dan menutup galon tanpa menimbulkan kerusakan atau cacat. Sehingga, mereka tetap menggunakan galon asli dan tutup galon asli, kemudian mengisinya dengan air oplosan yang tidak terjamin kualitasnya.

Hal tersebut tentunya akan membuat konsumen mengalami kesulitan untuk membedakan antara produk yang asli dan yang palsu. Karena jika dilihat secara kasat mata, semua “terlihat asli” dan tidak rusak.

Menyikapi hal tersebut, ada produsen yang memberikan solusi yaitu dengan melihat kode galon di web resmi, serta memeriksa kesamaan kode yang tertera di tutup galon dan di galonnya. 

Namun, tetap saja ada kendala yang terjadi. Kode tersebut biasanya berukuran kecil, samar, dan sulit terbaca. Ditambah dengan adanya alat yang dimiliki pelaku kejahatan untuk membuka dan menutup galon, maka kode yang sama pun tidak bisa menjamin apakah isi galonnya asli atau oplosan.

Jika sudah demikian, apa yang konsumen perlu lakukan untuk mendapatkan produk galon asli, tutup asli, serta isinya juga asli? Beberapa hal berikut perlu diperhatikan oleh konsumen, antara lain:

Beli di distributor resmi

Distributor resmi biasanya mendapatkan produk yang dikirim langsung dari produsen. Dengan membeli air galon di distributor resmi tersebut, maka konsumen akan mendapatkan produk yang telah terjamin keasliannya.

Perhatikan visual galon

Saat menerima air minum dalam kemasan galon, konsumen juga perlu memeriksa kondisi galonnya. Pastikan badan galonnya dalam keadaan bersih, mulus, dan tanpa cacat (goresan atau baret). Selain itu, pastikan juga kode produksi dan masa kadaluarsa terlihat dengan jelas.

Selanjutnya, lakukan pengecekan juga pada kondisi tutup galon. Pastikan tutupnya benar-benar tersegel dengan benar. Selain itu, tutup yang asli juga tidak mudah dibuka dan melekat kuat, sedangkan tutup galon palsu biasanya gampang dibuka.

Sebagai informasi, masa kadaluwarsa yang dimaksud di atas adalah untuk kemasannya. Sedangkan isi airnya tidak ada kadaluarsanya. Namun, kemasan yang melewati masa kadaluarsa dikhawatirkan bisa melepaskan zat-zat kimia, sehingga isi air di dalamnya menjadi terkontaminasi.

Perhatikan visual isi airnya 

Langkah berikutnya yang perlu diperhatikan yaitu kondisi visual dari air yang ada di dalam galon. Pastikan air terlihat jernih, dan jika galon diguncang maka air di dalamnya tidak berbuih dan tidak menjadi keruh.

Cium dan rasakan airnya

Ciri-ciri air mineral yang asli yaitu tidak berbau saat dicium. Jika air yang berbau, maka air tersebut telah terkontaminasi zat-zat lain yang bisa saja berbahaya bagi kesehatan.

Ciri lainnya dari air galon yang asli yaitu tidak terasa saat dicicip. Selain itu rasanya juga segar. Sementara air galon palsu memiliki rasa yang lebih kesat. Jika diminum, akan terasa ada seperti debu-debu yang menempel di langit-langit mulut. 

Cari kemasan galon yang benar-benar tersegel dengan benar dan yang isinya terlihat nyata

Salah satu caranya adalah dengan mencari, meneliti dan juga memilih produk kemasan galon yang memang memiliki segel yang tidak mudah dibongkar/dirusak. Artinya segel tersebut menjadi tanda bahwa tutup galon asli tersebut tidak pernah dibongkar tutup sehingga isinya benar-benar terjamin keasliannya.

Selain itu juga untuk memastikan isinya carilah kemasan galon yang isinya bisa terlihat dari luar (kemasan bening). 

Penutup

Langkah-langkah di atas perlu dilakukan. Dengan melakukan langkah-langkah tersebut, maka konsumen bisa terhindar dari isi galon palsu. Teliti sebelum membeli. Hal ini untuk memastikan agar konsumen mendapatkan produk asli dan berkualitas. 

Dengan adanya temuan isi galon mudah dipalsukan, konsumen perlu waspada. Hal ini bisa mencegah dampak buruk terhadap kesehatan yang disebabkan oleh air galon palsu, baik dampak jangka pendek maupun jangka panjang.

Share this:

1 thought on “Waspada Isi Galon Mudah Dipalsukan, Apa yang Konsumen Perlu Lakukan?”

  1. bener2 yaaaa oknum yg tega mengoplos isi air galon 😑. aku jadi kuatir Ama galon yg aku beli skr. sebenernya beli di agen resmi sih mas, tp kan jadi ttp kuatir setelah baca ini. memang harus diperhatikan banget dan dirasain bener2 airnya, biar tau oplosan atau bukan 🙁

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *