Hiburan

Merelakan Masa Lalu di “Toko Barang Mantan”

Toko Barang Mantan

Sebuah bisnis yang menjual barang-barang tentu menjadi hal yang lazim. Jika bisnis tersebut menjual kenangan, bisa jadi hal tersebut menjadi ide yang unik. Namun bila yang dijual adalah barang mantan, tentu akan menjadi luar biasa. Hal inilah yang diangkat dalam film Toko Barang Mantan.

Film Toko Barang Mantan ini merupakan produksi dari MNC Pictures dan akan tayang di bioskop pada tanggal 20 Februari 2020. Nama-nama bintang yang cukup terkenal seperti Reza Rahadian dan Marsha Timothy menjadi magnet kuat yang bakal membuat penonton puas terhadap film ini. Selain itu, film ini juga dibintangi oleh Dea Panendra, Iedil Putra, Brigitta Cynthia, Ibob Tarigan, Roy Marten, Gading Marten, Widi Mulia, Mpok Atiek dan lain-lain.

Baca Juga: Film “Temen Kondangan”, Saat Pesta Pernikahan Berakhir Rusuh

Saya berkesempatan menyaksikan Toko Barang Mantan saat press screening pada hari Selasa (11/02) di Kuningan, Jakarta Selatan. Film bergenre komedi romantis ini berkisah tentang sebuah toko milik Tristan (Reza Rahadian), dan ia menjalankan bisnis tersebut bersama Amel (Dea Panendra) dan Rio (Iedil Putra). Toko ini melakukan jual-beli barang-barang mantan, berikut kisah yang menyertai barang-barang tersebut.

Keunikan dan kekonyolan pun hadir. Misalnya saat seorang siswi SMA yang datang ke toko tersebut dan menceritakan bagaimana ia baru saja putus dengan pacarnya. Penyebabnya sepele, hanya karena ia diajak pacarnya menonton film di bioskop dan ia tidak suka dengan filmnya. Siswi tersebut akhirnya menujual ‘barang mantan’ berupa tiket-tiket bioskop dari film-film yang pernah ia tonton bareng sang pacar.

Permasalahan muncul ketika Laras (Marsha Timothy) datang ke toko. Laras adalah mantan pacar Tristan sewaktu kuliah. Kedatangan Laras untuk menyampaikan undangan pernikahannya, dan mau tak mau Tristan menjadi teringat kembali bagaimana hubungannya dengan Laras dahulu. Apakah Tristan bisa move on dan merelakan masa lalunya?

Toko Barang Mantan tayang 20-02-2020

Ada beberapa hal yang menjadi catatan menarik untuk film Toko Barang Mantan ini. Pertama, bagaimana penampilan Reza Rahadian yang berbeda jika dibandingkan dengan film-film lain yang pernah ia bintangi. Di film ini, Reza memerankan Tristan dengan rambut panjang atau gondrong dan terkesan tidak rapi, menggambarkan hidup Tristan yang tidak teratur, tidak lulus kuliah, dan bisnis tokonya yang tak terlalu bagus. Penampilan gondrong tersebut turut mendukung karakter Tristan yang temperamental.

Kedua, dialog-dialog yang dibangun dalam film tersebut cukup natural seperti terjadi di kehidupan nyata. Tidak ada dialog yang terlalu didramatisir. Apresiasi patut diberikan kepada Reza Rahadian dan Marsha Timothy yang mampu beradu akting dan membawakan dialog-dialog berkualitas. Film Toko Barang Mantan ini adalah film pertama di mana keduanya bermain bersama.

Ketiga, pesan moral cukup mengena. Dalam sebuah hubungan percintaan, seorang cowok harus berani menyatakan perasaan cintanya kepada ceweknya. Tag line film ini, “Cewek Butuh Kepastian” menunjukkan dengan jelas pesan yang ingin disampaikan kepada penonton. Ada beberapa quote di film ini yang akan selalu diingat, misalnya “cinta nggak perlu syarat” atau “taek kucinglah cinta

Film Toko Barang Mantan disutradarai oleh Viva Westi. Saya cukup puas dengan setting yang sebagian besar berada di toko dengan penataan yang cukup apik, menyatu dengan bangunan disekitarnya, serta bergaya kekinian (instagramable). Lokasi lain yang digunakan yaitu kompleks Gelora Bung Karno berikut pintu masuk stasiun MRT Istora Mandiri dan jembatan Transjakarta GBK yang modern dan menarik. Sementara itu, naskah film ini ditulis oleh Titien Wattimena.

Nah, selamat menyaksikan film Toko Barang Mantan pada tanggal 20 Februari 2020 nanti!

1 thought on “Merelakan Masa Lalu di “Toko Barang Mantan””

  1. Saya terkagum membaca artikel ini karena setelah membaca artikel ini pikiran saya menjadi terbuka. Saya sadar, selama ini saya terlalu tertutup dengan hal-hal yang baru dan merasa sudah tahu. Hal ini berimbas kepada saya yakni saya menjadi orang yang Sok Tahu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *