Serba-serbi

Blogger Day 2019: “Hayu ka Bandung, Seseruan di Trans Studio Bandung!”

Blogger Day 2019 dihelat 2-3 Maret 2019. Acaranya telah berlalu, namun keseruannya masih terasa di hatiku. Kali ini aku akan berkisah tentang even yang dihelat di Trans Studio Bandung dan Crowne Plaza Bandung. Luangkan waktu, dan sudilah sejenak membaca kisahku.

***

Bandung. Beberapa hari menjelang akhir Februari 2019, beranda medsosku banyak menyebut kota ini. Ada yang gembira, pun tak sedikit yang sedih. Hanya dalam hitungan jam saja ribuan kuota untuk Bandung Marathon sudah ludes.

Beberapa teman mengunggah kegembiraan di medsos karena beruntung mendapat slot salah satu marathon paling diminati di Indonesia ini. Yang tidak kebagian, sudah pasti kecewa.

Bandung, Jogja, Bali. Event marathon di ketiga tempat ini memang menjadi favorit bagi para peminat lomba lari. Kuota pesertanya selalu habis dalam waktu singkat. Aku sudah pernah berlari di Bali dan Jogja, sementara Bandung belum.

Aku tidak ikut mendaftar Bandung Marathon tahun ini, karena sadar akan mengalami kesulitan bahkan pada saat masuk ke website pendaftarannya. Bandung Marathon sendiri masih menjadi salah satu wishlist bagiku, entah hingga kapan aku bisa ikut berlari sambil menikmati kota yang cantik ini.

Untungnya aku bisa menikmati kota Bandung tahun ini dengan cara lain, pada event yang juga berbeda. Sebuah surel aku terima dari admin Bloggercrony Community. Dalam surat cinta itu aku terpilih menjadi 1 dari 100 peserta Blogger Day 2019 di Bandung.

Senang, tentu saja. Saat mendaftar sebelumnya, aku bahkan tidak terlalu berharap bakal bisa terpilih sebagai peserta. Banyak bloger yang berminat untuk bisa ikut acara ini, sementara kuota peserta terbatas. Puji Tuhan, rupanya keberuntungan berjodoh denganku. Hayu ka Bandung!

***

Sabtu, 2 Maret 2019 aku bangun lebih awal dari biasanya. Jam 5 pagi aku berangkat dari Cikupa dengan sepeda motor. Setengah jam kemudian sudah tiba di Karawaci untuk menitipkan Karisma-ku yang selama 15 tahun sudah menemaniku.

Sepuluh menit menunggu, akhirnya muncul juga T11 warna biru. Bus Transjakarta jurusan Poris – Bundaran Senayan itu ternyata sudah penuh dengan penumpang. Padahal masih pagi sekali, dan juga akhir pekan. Aku berdiri sepanjang Karawaci, Karang Tengah, Kebun Jeruk, Tomang, hingga Slipi. Perjalanan lancar.

Aku turun di halte Slipi Petamburan. Lalu melanjutkan dengan Transjakarta tujuan Cawang, turun di Gatot Subroto LIPI. Dari sini aku berjalan kaki menuju Mitra Terrace yang berada di samping Hotel Kartika Candra.

Sudah banyak peserta Blogger Day dari Jabodetabek yang berkumpul. Jam 6.30, bus Big Bird pertama segera berangkat. Aku ikut di bus kedua yang berangkat satu jam kemudian.

Tengah hari kami tiba di Trans Studio Bandung. 100 bloger dari Jabodetabek, Bandung, Semarang, bahkan Surabaya berkumpul bersama hari itu. Acara hari pertama adalah seseruan bermain di wahana-wahana permainan yang ada.

Trans Studio Bandung ini merupakan salah satu indoor theme park terbesar di dunia. Setiap wahana Trans Studio Bandung memiliki keunikan tersendiri. Wahana tersebut terletak pada 3 Zona yaitu Zona Studio Central, Zona Lost City, dan Zona Magic Corner.

Zona Studio Central bertema gemerlap dunia layar lebar. Di dalamnya ada berbagai wahana seru yang menguji adrenalin seperti Racing Coaster, Pemburu Badai, Vertigo, dan Giant Swing. Selain itu, di Zona Studio Central juga memiliki wahana informatif untuk anak-anak seperti Ocean World Science Center dan Si Bolang Adventure.

Zona Lost City mengusung tema pedalaman hutan Amazon di Amerika Selatan. Pengunjung bisa masuk ke wahana Pirate Ship untuk menjelajah area Trans Studio Bandung dari ketinggian. Sementara di Zona Magic Corner, pengunjung akan merasakan suasana penuh magis di wahana Dunia Lain. Selain itu, pengunjung bisa bermain di area Softplay Captain Black Heart Ship.

Aku memilih wahana yang tidak membuat jantungan. Menikmati Ocean World Science Center, Dunia Lain, atau Si Bolang Adventure ternyata cukup menyenangkan.

Di Ocean World Science Center ada banyak informasi bermanfaat mengenai kehidupan dan organisme bawah laut. Slogan “study is fun” membuat pengunjung asyik berinteraksi dan menambah pengetahuan di wahana ini.

Salah satu spot yang menarik yaitu Shark Alley di mana pengunjung bisa belajar banyak tentang hiu. Bahkan pengunjung bisa memegang langsung ikan-ikan hiu jenis black tip shark yang tengah berenang hilir mudik di salah satu kolam.

Di salah satu ruang di Ocean World Science Center pengunjung bisa menikmati teknologi augmented reality. Aku dan 5 bloger lain sempat masuk ke ruang ini. Dengan menggunakan teknologi augmented reality, kami seolah-olah bermain dengan paus, beruang kutub, penguin, dan anjing laut.

Dunia Lain merupakan wahana semacam rumah hantu. Dengan menaiki kereta mini, pengunjung dibawa melewati tempat-tempat yang dihuni makhluk-makhluk mistis. Suara dan musik menyeramkan juga terdengar.

Wahana Si Bolang Adventure mengingatkan pengunjung pada program televisi yang berjudul serupa. Menaiki kereta mini, pengunjung akan melihat boneka anak-anak yang mengenakan pakaian daerah di Indonesia berikut suasana khas dari daerah tersebut.

Salah satu momen yang ditunggu saat berkunjung ke Trans Studio Bandung adalah pawai atau parade berjuluk Magical Parade of Zoo Crew. Lampion-lampion berukuran besar dikemas menjadi sebuah parade penuh cahaya lampu dari kostum para pemain yang glow in the dark. Juga ada 3 mobil float yang didesain dengan konsep khusus pada parade ini.

Para penari berkostum warna-warni diiringi suara musik ikut dalam parade yang melintas di pintu utama sampai amphitheater Trans Studio Bandung. Parade ini menampilkan ikon Trans Studio Bandung dan Zoo Crew.  Para pengunjung akan diajak melihat ke dalam dunia Zoo Crew yang penuh keajaiban. Sajian sekitar 20 menit yang dimulai setiap jam 4 sore ini cukup menghibur pengunjung.

Untuk informasi, harga tiket masuk Trans Studio Bandung sebagai berikut:
Senin – Kamis : Rp. 180.000
Jumat : Rp. 200.000
Sabtu, Minggu dan Hari Libur Nasional : Rp. 280.000,-

Harga-harga tersebut sudah termasuk bermain di semua wahana yang ada serta dapat menyaksikan semua pertunjukannya. Jam operasional Trans Studio Bandung adalah jam 10.00 – 18.00 WIB untuk hari Senin – Jumat dan jam 10.00 – 19.00 WIB untuk akhir pekan dan juga hari libur nasional.

Selama 4-5 jam para bloger bergembira di Trans Studio. Menjelang senja, kami menuju hotel di Kiaracondong untuk beristirahat. Hari pertama usai.

***

Minggu pagi aku tidak berangkat bareng rombongan yang menginap di Kiaracondong. Aku ‘kabur’ duluan dari hotel untuk beribadah di gereja di Jalan Sukarno Hatta, dekat lapas Banceuy. Dari gereja, baru aku menuju Crowne Plaza yang tak jauh dari Jalan Braga yang terkenal itu.

Hawa kota kembang cukup dingin bagiku pada minggu pagi itu, dan naik ojek daring tanpa memakai jaket telah sukses membuat perutku mulas. Suasana pagi di Gedung Asia Afrika atau Jalan Braga yang aku lewati, tidak begitu aku nikmati. Jam 9 kurang aku tiba di Crowne Plaza, dan bilik toilet yang nyaman menjadi tempat pertama yang paling aku butuhkan untuk berkhidmat.

Beberapa saat kemudian teman-teman bloger tiba. Aku bergabung dengan mereka. Naluri alamiah kami langsung bekerja, menyelidik setiap jengkal Crowne Plaza untuk dibidik. Ruang dan interior di lobi, tangga, meja resepsionis yang berada di lantai dasar hingga kolam renang atau ruang fitness di lantai atas menjadi sasaran mata kamera. Unggahan di feed dan story Instagram dengan tagar khusus pun menyusul tak lama kemudian.

Sumber gambar: www.bandung.crowneplaza.com

Crowne Plaza Bandung merupakan hotel bintang 5 Internasional yang terletak di kota Bandung. Lokasinya bisa ditempuh dalam 25 menit dari Bandara Husein Sastranegara, 15 menit dari stasiun kereta api Bandung dan memiliki akses singkat dari Gerbang Tol Pasteur.

Karena terletak di pusat kota Bandung, Crowne Plaza Bandung memiliki akses mudah ke area pusat bisnis dan destinasi liburan, di mana bank-bank besar, kantor perusahaan, daerah komersial dan kantor – kantor pemerintahan berada.

Crowne Plaza Bandung juga sangat dekat ke area wisata, dan area historis di kota Bandung, seperti Jalan Braga dan situs wisata sejarah di Jalan Asia Afrika, juga termasuk factory outlet, pusat perbelanjaan, mall dan Trans Studio theme park.

Crowne Plaza Bandung memiliki 270 kamar tamu dan suite yang elegan, menawarkan pemandangan dari pusat kota Bandung. Untuk restoran dan lounge, pilihan tempat di Crowne Plaza Bandung sangat beragam mulai dari Mosaic All-Day Dining Restaurant yang menyediakan perpaduan hidangan Internasional, Asian maupun lokal dan Mountain View Poolside Bar & Restaurant di tepi kolam renang yang menawarkan beragam hidangan dengan konsep semi outdoor dan akses langsung ke fasilitas rekreasional yang ada di hotel.

Berpose di kolam renang Crowne Plaza Bandung

Ada juga Connexions Lobby Lounge yang berlokasi di area lobby level hotel yang elegan. Area ini sangat cocok untuk berkumpul bersama teman-teman atau rekan bisnis sambil menikmati koktail favoritdan ditemani dengan alunan musik lounge. Layanan pribadi yang eksklusif bisa dinikmati di lantai 16 dengan pemandangan kota dan pegunungan yang indah.

Selain sebagai hotel untuk tujuan liburan keluarga dengan beragam pilihan ruang pertemuan dan Ballroom yang luas hotel, Crowne Plaza Bandung juga pilihan venue yang tepat untuk mengadakan rapat perusahaan, MICE maupun acara seperti pesta ulang tahun, reuni, dan pesta pernikahan di kota Bandung.

Lokasi Crowne Plaza Bandung berada di Jl. Lembong No. 19 Bandung. 40111.
Hp : 0821-7465-3938 dan telp : 022-3000-2500.

Salah satu ruang pertemuan di lantai lima menjadi episentrum aktivitas hari kedua Blogger Day 2019. Suguhan kopi pagi dengan berbagai buah dan kudapan telah menunggu kami, menjadi preambule yang sayang untuk dilewatkan. Aku tertarik mencicip surabi yang terbungkus daun pisang, lembut dan gurih rasanya.

Antrian peserta membludak di meja coffee maker, mengerubungi sang barista yang tengah menyiapkan setiap pesanan  cappuccino dan sejenisnya. Aku tidak sabar menanti, memilih untuk menuangkan kopi hitam yang tersedia di cerek kaca ke dalam cangkir. Kepulan harum uapnya terlalu menggoda.

Acara dimulai. Raja Lubis mengucapkan salam pembuka dan menyapa setiap peserta, “Hai, Jakarta! Halo, Bandung! Hai dan halo, Nusantara!“ dan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari pengurus utama Bloggercrony Community.

Kapan kita terakhir kali mencintai diri sendiri? Kapan kita terakhir memaafkan diri sendiri? Kapan kita terakhir mengucapkan thank you pada air yang kita minum atau rumah yang kita tempati?

Ketika kita memuji warna pink karena ia begitu indah, kita tidak perlu menjelekkan warna merah karena ia mengerikan seperti darah. Kita mengangkat satu sisi, namun tanpa merendahkan sisi lainnya. Kita bisa memilih berbahagia dan membagikan kebahagiaan terebut kepada yang lain.”

Beberapa pertanyaan dan pernyataan tadi menjadi pembuka sesi pertama hari kedua Blogger Day 2019 yang menampilkan pembicara dr. David Budi Wartono dari Lineation. Sesi ini berupa workshop yang mengambil tema tentang Stress Management, yang mengajak para peserta memiliki sikap yang positif dalam kehidupan sehari-hari.

Seusai sesi, para peserta berkesempatan mendapatkan treatment dari tim terapis Lineation. Kami harus antri untuk mendapatkan terapi Bars, semacam transfer energi positif dan melepaskan energi negatif dari dalam tubuh.

Lineation merupakan klinik di bawah naungan dr. David Budi Wartono., ABAARM Cert., AAAM Cert. yang memberikan 5 layanan yaitu clinic, skin care, farmasi, lab dan salon.

Lineation berupaya untuk memahami dan mengembangkan diri. Mengetahui bahwa perkembangan zaman yang cepat berubah dan tingkat kesibukan yang semakin tinggi, maka kesehatan raga serta kecantikan tidaklah cukup. Kesehatan jiwa perlu diperhatikan untuk mendukung kedua aspek tersebut.

Lokasinya berada di Jl. Lemah Nendeut No. 10. Setrasari, Bandung, telp. 0812 2190 6850 / (022) 6040 6820.

Setelah sesi pertama, para peserta menikmati makan siang di restoran yang ada di lantai dasar Crowne Plaza Bandung. Yang unik, menu makan siang khas Sunda disajikan dalam bentuk bancakan. Daun pisang yang digelar di atas meja menjadi alas makan.

Seusai makan siang, peserta menyaksikan demo pembuatan pizza rendang oleh Chef Jonet. Sangat menarik!

Sesi berikutnya adalah workshop yang diisi oleh Anwari Natari yang lebih dikenal dengan panggilan Kang Away. Para peserta mendapatkan insight mengenai fastwriting, copywriting, dan storytelling yang tentunya bermanfaat untuk menambah keterampilan sebagai bloger.

Di akhir acara, ada pembagian bermacam-macam hadiah kepada peserta. Sayangnya, aku tak memenuhi satu kriteria pun untuk mendapatkannya.

Untungnya masih ada dua kotak bolu dari Bolu Susu Lembang yang dibagikan kepada semua peserta. Bolunya enak banget, lembut, dan rasa manisnya juga pas.

Bolu Susu Lembang, enak dan manisnya pas banget

Blogger Day 2019 di Bandung usai. Sebuah acara yang seru,menghibur, dan juga bermanfaat. Blogger Day 2019 di Bandung 2-3 Maret 2019 didukung oleh Blue Bird Group, Bolu Susu Lembang, Raka FM dan Sonora FM, AHRA Reflexiology by Nest, Bimas Islam Kemenag RI, BloggerPreneur Bloggecrony Community, Blogger Bandung, Endeus TV dan tentu saja BCC Squad bersama para pengurus komunitas Bloggercrony Network (BCN) dan BCN Executive (pengurus harian BCC).

***

Terima kasih untuk acara keren ini.
Semoga aku juga bisa mengikuti Blogger Day 2020 tahun depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *