Investasi merupakan hal yang sangat penting untuk meningkatkan nilai uang yang kamu miliki. Ada banyak sekali bidang investasi yang bisa kamu pilih, salah satunya adalah saham. Namun, kamu yang termasuk pemula di bidang investasi ini harus berhati-hati dengan saham gorengan. Istilah saham gorengan bukanlah hal asing bagi orang-orang yang lama berkecimpung di bidang ini.
Jika kamu belum terlalu memahami seluk-beluk saham gorengan, sebaiknya kamu menyimak ulasan berikut ini terlebih dahulu:
Apa yang Dimaksud dengan Saham Gorengan?
Istilah saham gorengan digunakan untuk menyebut saham yang harganya meningkat drastis akibat terjadinya kenaikan permintaan pasar yang semu. Analogi gorengan digunakan karena penjual gorengan biasanya membuat dagangannya tampak menggiurkan dengan warna dan aroma menarik. Pokoknya menggiurkan banget deh sehingga banyak orang yang tertarik membeli dan mencicipinya. Demikian pula halnya dengan dunia saham.
Kenaikan nilai saham terjadi karena bid dan offer yang dilakukan market maker (bandar). Biasanya pihak market maker ini berupa individu atau kelompok yang memiliki modal besar untuk mengatur pergerakan saham.
Ciri-Ciri Saham Gorengan
Ada beberapa ciri saham gorengan yang patut kamu waspadai, antara lain:
· Pola Harganya Tidak Beraturan
Salah satu cara paling praktis mengidentifikasi saham gorengan adalah mencermati pola harganya. Perhatikan pola harga saham selama satu tahun terakhir. Jika ada tanda-tanda yang menunjukkan kenaikan harga saham secara drastis dan tidak wajar, hal tersebut patut menjadi pertimbangamu. Karena kemungkinan besar hal tersebut dilakukan oleh market marker yang sedang menyiasati nilai saham.
· Nilai Kapitalisasi Pasar yang Kecil
Jenis saham yang nilainya dapat dimanipulasi biasanya berasal dari perusahaan kurang populer dengan nilai kapitalisasi kecil, kurang dari 1 triliun rupiah. Selain itu, porsi saham yang diperjualbelikan untuk publik juga sangat sedikit. Sehingga market maker yang ada di dalamnya leluasa menguasai dan mengatur nilai saham.
· Volume Transaksi Tidak Stabil
Pada umumnya, volume transaksi saham perusahaan cenderung stabil setiap hari. Jadi, kamu patut curiga bila saham incaranmu membukukan transaksi super besar di hari ini tetapi tidak membukukan transaksi sama sekali pada keesokan harinya. Volume transaksi yang tidak stabil menunjukkan adanya rekayasa dari pihak market maker.
· Mencermati Antrean Bid Offer
Kamu juga mesti lebih waspada bila volume transaksi meningkat sedangkan antrian bid offer hanya berkisar di angka puluhan karena hal ini juga menjadi salah satu indikasi saham gorengan. Jika sudah banyak orang yang mengantri membeli saham, market maker akan melepas saham sehingga nilainya kembali turun seperti semula sebelum saham “digoreng”.
Intinya, jangan sampai kamu terjebak dengan iming-iming saham gorengan yang rentan menimbulkan kerugian di kemudian hari. Mulailah berinvestasi saham secara bijak sembari mempelajari banyak hal teknis di dalamnya.
· Fluktuasi Harga Saham Dapat Dimanfaatkan untuk Trading
Sebenarnya fluktuasi harga saham tidak selalu berakibat buruk bagi investor. Justru kamu bisa memanfaatkannya untuk menghasilkan keuntungan besar jika kamu sudah mahir melakukan analisis teknikal dan fundamental. Kemampuan analisis pergerakan saham yang mumpuni sangat berguna untuk mendukung proses trading. Sehingga kamu bisa mendapatkan keuntungan besar dalam waktu singkat jika melakukan trading dengan cara yang tepat.
Proses belajar trading memang tidak mudah dan butuh waktu panjang. Semua pengalaman yang telah kamu dapatkan saat berinvestasi saham menjadi hal yang berguna sebagai bekal trading. Di Ternak Uang kamu bisa belajar banyak hal tentang investasi maupun trading hanya dengan download aplikasinya maupun mengunjungi websitenya.
Dengan begitu, kamu tidak perlu takut lagi tertipu saham gorengan!

bisa gitu ya ternyata? baru tahu
aku kira inflasinya memang nyata
hmm, emang kudu ati-ati ya kalo main saham ini
kudu bener-bener dipelajari
sejauh ini masih nyicip RDPU main aman hehe 😅
Tambah ilmu nih soal.y baru terjung ke dunia saham jg
Ada-ada aja rupanya cara orang meraup untung dengan ketidaktahuan kita ya. Memang harus cermatvsebelum bertindak nie.
Baru tahu adabistilah saham gorengan gini, semoga teman-teman banyak yang bijak dalam memilih instrumen Investasi.
Wah, saya baru tahu istilah market maker ini. Tapi kalau dilogika ya make sense, sih, karena setau saya salah satu yang bikin harga saham up/down itu adalah faktor-faktor seperti faktor politik. Mungkin para market maker ini menggunakan kondisi politik untuk memainkan harga saham mereka. Or, mungkin nggak kalau market maker ini adalah orang-orang yang ‘mendesain’ situasi dan kondisi politik di suatu negara supaya nilai saham mereka bergerak?
Kemaren sempet bahas ama temen nih saham gorengan. Emang belajar trading juga ngga instan but mesti hati-hati.
wah iya nih mas, kita harus berhati-hati kalau gitu, terima kasih informasinya
Mumpung lagi hangat juga, kita harus bedanya saham, investasi, sama judi. Biar tidak kemakan omongan orang-orang yang tidak bertanggung jawab, yang bilang investasi, saham, padahal judi.
Belum pernah main saham. Tahunya kalau saham lagi merah dibeli, tapi kalau hijau dijual. Tapi setelah baca ini ternyata ada istilah saham gorengan ini. Kudu hati-hati juga ya, biar nggak asal beli dan asal jual. 🤔