Kuliner

Menikmati Lempah Kuning Nanas, Kuliner Khas Bangka

lempah nanas dari bangka

Saat berkunjung ke suatu daerah, sebisa mungkin saya akan menyempatkan diri menikmati kuliner setempat. Namun ada kalanya rencana tersebut tak terwujud, karena waktu yang mepet. Hal ini pernah terjadi saat saya datang ke Bangka, dan saya tak sempat mencicipi kuliner Bangka yang terkenal kelezatannya

Beberapa tahun lalu saya pernah melakukan kunjungan singkat ke Bangka, bersama seorang teman,. Kunjungan dilakukan dalam 2 hari saja. Lokasi yang kami datangi yaitu Sungailiat dan Pangkalpinang. Pantai-pantai indah berpasir putih dan berbatu granit besar yang sempat kami singgahi yaitu Pantai Matras, Teluk Limau, dan Parat Tenggiri. Ceritanya pernah saya tulis di sini.

Sayangnya, tak banyak kuliner setempat yang sempat kami cicipi. Hanya mie Bangka saja, kalau saya tak salah ingat. Padahal banyak kuliner enak di sini. Masakan Bangka termasuk masakan peranakan, yang merupakan akulturasi atau perkawinan antara masakan China dan Melayu. Untuk cita rasa, makanan khas bangka memiliki rasa asam, manis, dan segar.

Meski tidak sempat menikmati kuliner ini di tempat asalnya, beruntung saya bisa mencicipinya di Tangerang. Hari Minggu lalu saya berkunjung ke Miracle Kitchen yang berlokasi Gading Serpong. Tempat ini menyediakan bermacam kuliner dari Pulau Bangka.

Lempah Nanas, Nikmat dan Segar!

Salah satu olahan ikan yang nikmat khas Bangka yaitu lempah nanas. Ikan tenggiri, kembung, kerisi, atau bawal adalah bahan utama untuk memasak lempah kuning ini. Bumbu yang dipakai seperti lengkuas, bawang merah, kunyit, cabe rawit, dan lainnya yang ditumbuk jadi satu. Buah nanas yang sudah dipotong kecil juga menjadi bagian dari bumbu. Alhasil rasa asam, pedas, dan segar begitu terasa dari lempah kuning nanas.

Lempah kuning nanas khas Bangka memiliki bumbu kental dan kuah yang keruh akibat campuran bumbu dengan komposisi yang royal. Di Miracle Kitchen, ikan yang digunakan yaitu tenggiri. Ini pertama kali saya menikmati lempah tersebut. Daging tengiri yang lembut berpadu dengan kuah masam dan pedas. Potongan nanas yang ada bahkan saya makan sampai habis. Nikmat sekali!

Tahu Kok, Pempek Bangka, dan Kuliner Bangka Lainnya

Selain lempah nanas, ada beberapa kuliner Bangka yang juga saya nikmati. Misalnya tahu kok, yaitu masakan berupa tahu bakso dan otak-otak goreng dan disajikan dengan kuah kaldu. Kuah yang ada di tahu kok bening warnanya, namun tetap terasa sedap saat diseruput.

Pempek Bangka adalah kuliner lainnya yang saya nikmati. Bukan cuma Palembang, ternyata Bangka juga punya pempek. Varian pempeknya ntara lain kapal selam (yang di dalamnya ada telur), lenjer, kulit dan kadang disajikan bersama bujan atau talas goreng. Jika pempek Palembang menggunakan cuko hitam, maka pempek Bangka menggunakan cuko merah, tauco dan cuko hitam.

Tak ketinggalan saya mencicipi mie ayam Bangka, terdiri dari mie kuning dengan topping daging ayam cincang, yang ditambah dengan sawi, toge, dan daung bawang. Mie ayam ini disajikan dengan kuah kaldu segar yang khas. Selain itu juga ada kroket, yang penampilannya mirip panada atau roti goreng. Di dalam kroket ini berisi abon atau kelapa parut.

Sebagai penutup, ada menu es campur dan es kacang ijo menyegarkan, keduanya disajikan bersama topping es serut dan sirup. Untuk es campur, komposisinya berupa cendol hijau, cincau hitam, dan kacang merah.

Selain menu halal, tersedia pula menu non halal seperti samcan, lempah bakut, lempah cukiok, bubur babi, dan lainnya. Menu halal dan non halal dimasak menggunakan alat masak yang berbeda atau terpisah.

Miracle Kitchen, Berjuang di Tengah Pandemi

Miracle Kitchen ini merupakan rumah makan yang dikelola oleh sepasang suami istri, Fredy dan Cecilia. Nama Miracle diambil dari nama putri mereka. Berawal dari kegemaran Cecilia yang sering membuat masakan dan memperkenalkannya ke grup orang tua murid, ternyata banyak yang menyukai masakan tersebut.

Awal tahun 2020 keluarga ini memutuskan untuk membuka usaha rumah makan. Baru beberapa bulan beroperasi, PSBB akibat pandemi Covid-19 sempat memaksa rumah makan tutup. Tak habis akal, mereka berjualan dengan mengantar langsung makanan kepada pelanggan.

Saat ini Miracle Kitchen sudah buka kembali, jam 07.00-19.00. Selain menyediakan makanan di tempat, Miracle Kitchen juga melayani pesanan melalui aplikasi Grab Food atau Go Food. Bagi teman-teman yang penasaran untuk mencicipi kuliner Bangka, bisa berkunjung ke Jl. Raya Klp. Sawit, Jl. Boulevard Raya Gading Serpong No. 1B, West Pakulonan, Kelapa Dua, Tangerang, Banten.

Baca juga: Lezatnya Mie Atep di Belitung

21 thoughts on “Menikmati Lempah Kuning Nanas, Kuliner Khas Bangka”

  1. Seger banget pastinya nih, ada sensasi kecut dan manis dari buah nanasnya. Jadi penasaran untuk nyobain langsung

    1. Saya juga. Belum pernah ngincipin lempah nanas. Ini kok kayak masakan kelo kuning hanya saja tanpa serai, tapi ditambahi nanas.

  2. Eh, ternyata bukan cuma Palembang yang punya Pempek ya, di Bangka juga ada 😎

    Tapi aku lebih tergoda sama es campurnya. Lengkap banget isiannya. Mana ada kacang merah pula. Favorit aku banget itu 🤤

  3. Sayangnya, saya alergi ikan laut, padahal seneng banget masakan ikan yang dibumbu asem asem gimana gitu. duh ngebayangin rasa nanasnya aja dah ngiler, pas laper lagi ah hahaha

  4. lempah nanas ini kalau di Jawa kayak makanan apa ya?
    apakah seperti gulai ikan tapi tanpa nanas?
    wuah pengen tak coba

  5. Berjuang di tengah pandemi 🙁 Banyak yang begini ya, Mas. Di deket rumahku ada beberapa yang nggak sanggup bertahan dan tutup. Ada juga yang baruuu mau buka, tau-tau pagebluk dateng dan batal buka. Sedih kalau pas lewat tempat itu. Bukan urusanku sih, tapi jadi kepikiran: mereka udah ngeluarin modal berapa banyak buat bikin tempat begini?

  6. duhhh sedaaaapnya… saya dulu ke Bangka lebih sering mamam mie nya. BTW aku salut dengan perjuangan para pengusaha yang berusaha tetap survive walaupun emang ngga nyaman. Tapi paling ngga ini bukti konsistensi ya kak

  7. Saya belum pernah menyicipi makanan khas Bangka. Keliatannya enak-enak, ya ..
    Apalagi lihat pempek, mie ayam Bangka dan es campurnya… enyaak kayaknya.

  8. Enak liatnya, lempah kuning ini dimakan pakai nasi anget di malam hari rasanya enaakkk… Eh aku pernah makan mirip ini sih, tapi pindang serani di Jepara/Kudus …

  9. Kuliner lokal yang enak dan menarik selalu jadi impian. Bakmi bangka, banyak bertaburan di Jakarta, sekali saja cicipi di Bangka. Semoga bisa cicipi di Miracle.

  10. Hi kak salam kenal,
    wah lihat ikannya seger sekali pengen makan juga haha. Aku belum pernah merasakan masakan Bangka apakah rempah”nya hampir sama dengan masakan minang?

  11. Penasaran sama tahu kok dan mpek²nya. Jadi ngeces, dah, ngebayanginnya. Tadi dikirain salah tulis, kok, ada tulisan kok nya dibelakang tahu. Nggak tahunya emang namanya tahu kok heuheu

  12. aku pernah makan lempah kuning di belitung, kayanya sama ya kak? wah bangka aku jadi inget harusnya tahun ini liburan ke sana sekalian kerja. Qodarulloh pandemi, semoga bisa ke sana sama sekeluarga deh. aamiin

  13. Aahh, belom pernah kulineran Bangka nih, tapi dari penampakan dan bahan2nya pastinya bikin syeger soalnya ada potongan nanas .
    Next, noted buat nyari makanan ini .

  14. Duh baca tentang kuliner auto ngeces deh, walau namanya banyak yang asing untuk orang Bandung seperti saya yang gak pernah kemana mana.
    Mie bangkanya juga unik untuk saya, karena pakai topping daging ayam cincang, sawi, toge.
    Disini cuma ayam dan sawi
    Kalo toge jadinya mie kocok 😀😀😀

  15. wah, kalo aku lagi mampir ke Bangka atau Belitung pasti makanan wajib yang disantap adalah lempah kuning 😀 ini enak bangettttt!

  16. Kalau gak salah saya pernah makan sup ikan pakai nanas ini bumbunya juga kuning tapi di Belitung, apakah sama?
    Oh ya, pempek di babel juga terkenal enak tak kalah sama yang buatan Palembang 🙂
    Saya doakan Miracle Kitchen supaya tetap survive dan sukses.

  17. Makanan yg dikasih nanas gt memberi kenikmatan tersendiri ya. Dulu mikirnya nanas itu ya buat jus, sup buah dan abru tahu kalo bisa dipake buat sambel dan temen makanan pedas dan ikan jg yaaa. Bisa dicoba nih nanti campur2in makanan sama nanas.. Hmm nikmat lihat kempahnya tuh

  18. Pengen nyobain, mudah-mudahan aman untuk lambung.
    Karena suka sakit perut kalo abis makan nanas, mungkin kalo ada kesempatan aku cicipin dikit.
    Karena tertarik pengen makannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *