Destinasi Jawa

Warna-warni Inspirasi di Kampung Bekelir Tangerang

Wisata tematik yang mengusung warna saat ini tengah menjadi salah satu tren dalam wisata Indonesia dan sedang diminati banyak orang. Salah satunya misalnya kampung warna terkenal yaitu Jodipan yang berlokasi di Malang. Netizen tanah air tentu ingat salah satu video pria bule belogat Jawa medok yang sempat viral beberapa waktu lalu, yang mengambil lokasi di Kampung Warna Jodipan tersebut.

Di kawasan wisata Bromo, tepatnya di Tosari, Pasuruan juga ada Kampung Kelir Tosari. Lokasinya yang berada di pegunungan dengan hawa yang adem membuat kampung ini bisa dijadikan alternatif untuk menginap saat bekunjung di Bromo.

Tidak jauh dari Jakarta, tepatnya di kota Tangerang ada juga kampung serupa. Kampung yang mengusung warna-warni yang apik ini diberi nama Kampung Bekelir. Kampung Bekelir ini berada di Kelurahan Babakan, Tangerang dan diresmikan pada Nopember tahun 2017 lalu.

Kampung Bekelir di RW 001, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang telah menjadi salah satu destinasi wisata yang diminati wisatawan. Tidak hanya wisatawan lokal, wisatawan dari mancanegara juga sempat mengunjungi kawasan ini.

Kampung Bekelir ini menawarkan konsep wisata edukasi. Di sini telah terjadi proses perubahan dari kampung yang dulunya masuk kategori kumuh sedang menjadi kampung yang menjadi juara pertama kampung dengan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) se-kota Tangerang. Begitu inspiratif.

Baca juga: Tentang Topi Bambu, Produk Kerajinan dari Kabupaten Tangerang

Tempat wisata ini berdekatan dengan Sungai Cisadane yang membelah kota Tangerang. Dahulu banyak masyarakat membuang sampah tidak pada tempatnya, misalnya saja ke bantaran Sungai Cisadane. Namun perlahan-lahan potret buruk dari lingkungan Kelurahan Babakan ini berubah setelah dihias dengan warna-warni yang cantik.

Berkunjung ke Kampung Bekelir ini, kita akan melihat rumah-rumah warga yang dicat warna-warni, mulai dari atap, pintu, atau dinding rumah. Tidak hanya itu, jalan yang ada di lokasi ini juga dicat. Berbagai lukisan mural yang artistik terlihat di beberapa dinding rumah warga dan cocok untuk dijadikan tempat berselfie. Di beberapa lokasi, payung warna-warni menggantung di atas jalan, menambah keindahan Kampung Bekelir.

Selain lukisan moral, ada juga pesan informatif dan edukatif yang dilukis. Misalnya bagaimana berperilaku hidup sehat, mencuci tangan sebelum makan, memberantas jentik nyamuk, atau makan buah dan sayur. Di beberapa titik, nampak dinding rumah atau lahan terbatas lainnya dimanfaatkan warga untuk bercocok tanam sayuran menggunakan wadah botol plastik yang dicat warna-warni.

Untuk berkunjung ke Kampung Bekelir ini, tidak ada biaya yang dikenakan kepada pengunjung. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pada sore hari, sekitar jam 5. Setelah berkeliling Kampung Bekelir, pengunjung bisa beristirahat sejenak di taman-taman yang ada di sepanjang tepian Cisadane sambil menunggu matahari terbenam.

Bagi pecinta wisata kuliner, seusai menunjungi Kampung Bekelir in bisa melanjutkan mencari kuliner di sekitar lokasi ini. Bisa juga datang ke Pasar Lama yang lokasinya hanya beberapa ratus meter saja dari Kampung Bekelir. Pasar Lama terkenal sebagai salah satu surga kulinernya Tangerang, di mana banyak pilihan menu yang tersedia dari pagi hinga larut malam.

Kampung Bekelir ini bisa menjadi alternatif wisata bagi warga yang ingin berkunjung ke Tangerang, misalnya untuk wisata akhir tahun atau wisata tahun baru. Lokasinya yang berada di pusat Kota Tangerang membuat tempat wisata ini mudah diakses. Berkunjung ke Kampung Bekelir tidak hanya memberikan keceriaan, tetapi juga inspirasi.

1 thought on “Warna-warni Inspirasi di Kampung Bekelir Tangerang”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *