bagaimana cara menjaga keamanan digital
Sains & Tekno

Bagaimana Cara Menjaga Keamanan Digital?

Internet telah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian kita, mulai dari membaca berita, berinteraksi di media sosial, hingga melakukan transaksi keuangan. Begitu intens-nya pemakaian internet, keamanan digital kadang terabaikan.

Secara sadar atau tidak, kita telah membagikan identitas di ruang digital. Contoh paling sederhana yaitu ketika kita mengunggah status dan foto ke media sosial. Status dan foto tersebut bisa berupa nomor telepon, rumah, keluarga, makanan kesukaan, hari ulang tahun, tiket pesawat, foto diri, dan masih banyak lagi.

Di sisi lain, bisa saja ada seseorang yang punya niat tidak baik dan memanfaatkan data yang kita bagikan di ruang digital. Sang penjahat siber ini kemudian melakukan tindakan tak terpuji yang merugikan kita atau orang lain. Lantas, hal-hal apa yang perlu kita perhatikan untuk menjaga keamanan di ruang digital?

Workshop Keamanan di Ruang Digital

Terkait dengan pentingnya keamanan digital di era internet saat ini, pada tanggal 21 Mei 2022 ITSEC Asia mengadakan sebuah workshop dengan tema Keamanan di Ruang Digital. Narasumber pada workshop ini yaitu Andri Hutama Putra (President Director of ITSEC Asia) dan Ani Berta (content creator).

Workshop ini membahas perkembangan ruang digital saat ini dan bagaimana seorang content creator perlu tetap relevan seiring perkembangan tersebut. Selain itu, workshop juga membahas bagaimana dunia keamanan siber sekarang ini di tengah semakin maraknya aktivitas digital.

Sebagai informasi, ITSEC Asia adalah perusahaan cyber security terbesar di Asia Pasifik yang memiliki misi untuk memberikan edukasi agar masyarakat melek terhadap keamanan digital. Perusahaan penyedia layanan, solusi, dan teknologi keamanan informasi ini berdiri sejak 2010.

ITSEC Asia memiliki kantor pusat di Singapura. Perusahaan ini juga memiliki kantor regional di Indonesia, Australia, Thailand, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab yang melayani seluruh klien di berbagai negara.

Cara Menjaga Keamanan Digital

Salah satu tindak kriminal yang sering terjadi di ruang digital ialah phising, yaitu suatu bentuk pengelabuan atau penipuan untuk mendapatkan informasi sensitif seseorang. Informasi yang menjadi sasaran bisa berupa data pribadi (nama, usia, alamat), data akun digital (username dan password), serta data finansial (rekening tabungan, kartu kredit).

Andri Hutama Putra memberikan beberapa tips menjaga keamanan di ruang digital agar data-data penting yang kita miliki tidak dicuri oleh orang lain. Antara lain:

Kelola Kata Sandi

Buatlah kata sandi atau password yang kuat, yaitu kata sandi yang panjang dan susah ditebak. Misalnya dengan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol. Jangan gunakan kata sandi yang sama untuk semua sistem/akun media sosial. Selain itu, perbarui kata sandi secara berkala.

Gunakan Email Berbeda

Gunakan email yang berbeda-beda untuk setiap keperluan. Khusus untuk keperluan transaksi perbankan, gunakanlah satu email tersendiri dan tidak dipakai untuk keperluan lainnya (pekerjaan, media sosial, game, dan lainnya).

Aktifkan Two Factor Authentication

Aktifkan fitur two factor authentication (2FA) atau sistem lapisan keamanan tambahan untuk melindungi akun kita. Cara ini akan memberikan kode tambahan selain kata sandi jika ada upaya masuk ke sebuah akun.

Aktifkan SSL

Jika kita memiliki website atau blog, maka kita perlu mengaktifkan SSL (Secure Socket Layer). SSL akan membuat transfer data di dalam website menjadi lebih aman dan terenkripsi. Begitu pentingnya SSL ini, hingga Google akan menandai website tanpa sertifikat SSL sebagai ‘not secure’.

Pasang Antivirus

Pasanglah antivirus untuk melindungi perangkat kita, salah satunya untuk mencegah upaya pencurian data.

Peran Content Creator

Content creator memiliki peran penting di era digital, yaitu memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat melalui setiap konten di ruang digital. Ani Berta memberikan 3 tips yang perlu diperhatikan oleh content creator, yaitu:

1. Content creator perlu untuk menggali value atau kelebihan masing-masing. Karena banyak celah peluang yang bisa didapatkan di dunia digital.

2. Content creator harus mau belajar mengenai aplikasi digital, plugin, dan skill lainnya seperti editing foto atau video.

3. Buatlah konten yang relevan dengan dasar ilmu yang dimiliki. Jangan pernah membuat konten jika tidak memiliki dan menguasai dasar ilmunya.

Nah, itulah informasi mengenai bagaimana cara menjaga keamanan digital. Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua.

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published.