NIPT Test untuk mendeteksi secara dini kondisi genetis dari bayi di dalam kandungan
Sehat

NIPT Test untuk Deteksi Kelainan Genetis Bayi Sebelum Lahir

Ada beragam tes yang perlu dilakukan oleh ibu hamil sebelum melahirkan, baik untuk memantau kesehatan sang ibu maupun tumbuh kembang janin. Salah satunya yaitu NIP Test atau Non-Invasive Prenatal Testing.

Jika selama ini kita biasanya mengenal tes USG untuk memeriksa kehamilan, maka kini ada metode lainnya yang disebut NIPT Test. Tes USG dilakukan untuk melihat ukuran dan posisi janin dalam kandungan, memeriksa detak jantung janin, dan mendeteksi jenis kelamin janin. Sementara NIPT mampu mendeteksi apakah bayi di dalam kandungan memiliki kelainan genetis.  

Dengan melakukan NIPT ini, maka orang tua bayi bisa mengetahui sejak dini kelainan kromosom pada bayi. Sehingga, orang tua bisa mempersiapkan perawatan yang tepat untuk sang bayi, baik saat masih di kandungan maupun setelah lahir.

Bagaimana NIPT Test Dilakukan?

Saat masa kehamilan, terdapat fragmen DNA janin yang berasal dari plasenta yang ikut bercampur ke dalam peredaran darah ibu hamil. Fragmen DNA janin tersebut jumlahnya cukup banyak, bisa mencapai 5-15 persen dari total DNA dalam darah sang ibu.

Berbeda dari kebanyakan DNA yang biasanya terdapat pada inti sel (nucleus), fragmen tersebut mengambang secara bebas dan tidak berada di dalam sel sehingga disebut cell free DNA (cfDNA). Jumlah cfDNA ini akan semakin banyak seiring bertambahnya usia kehamilan.

Nah, cfDNA pada plasenta inilah yang dijadikan materi utama dalam skrining NIPT untuk mengetahui jumlah kromosom janin normal atau tidak.  Dengan demikian, NIPT ini mampu mendeteksi sejak dini abnormalitas atau kelainan genetis pada janin. 

Pemeriksaan NIPT cukup sederhana prosesnya, yaitu dengan mengambil sampel darah ibu hamil dan memeriksanya di laboratorium. Sampel darah tersebut diambil dari vena sebanyak kurang lebih 10 mililiter. 

Tes yang dilakukan ini tentunya tidak membahayakan kondisi janin karena tidak mengambil darah atau jaringan dari janin. Pemeriksaan yang dilakukan bersifat noninfasif.

Kelainan Genetis yang Bisa Dideteksi

Kita ketahui, manusia normalnya mempunyai 23 pasang komosom. Jumlah tersebut terdiri dari 22 autosom dan 1 pasang kromosom seks yang menjadi penentu jenis kelamin. Pria mempunyai kromosom XY, sementara wanita mempunyai kromosom XX.  

Melaui skrining NIPT, maka bisa diketahui apakah semua kromosom autosom dalam keadaan normal atau tidak. Juga, apakah terdapat kromosom seks XY atau XX .Serta, apakah ada kemungkinan kelainan kromosom yang bisa mengakibatkan kelainan genetis terhadap bayi.

Beberapa kelainan yang bisa dideteksi sejak dini melalui NIPT antara lain Sindrom Down (trisomi 21), Edwards (trisomi 18), dan Patau (trisomi 13). Selain itu NIPT juga bisa mendeteksi kelainan kromosom seks, serta mendeteksi jenis kelamin bayi.

Untuk hasil yang lebih akurat, maka jumlah cfDNA dalam aliran darah ibu yang diperlukan mencapai minimal 4%. Jumlah tersebut didapatkan saat usia kehamilan 10 minggu. Sehingga, sejak usia kehamilan 10 minggu itulah NIPT dilakukan. Pada umumnya NIPT dilakukan pada usia kehamilan 10-14 minggu. 

NIPT bisa dilakukan terutama untuk kondisi kehamilan yang berisiko mengalami kelainan kromosom. Misalnya, pada ibu hamil berusia lebih dari 35 tahun, hasil abnormal dari USG atau pemeriksaan kehamilan lainnya yang menunjukkan peningkatan risiko kelainan genetis, serta adanya riwayat kelainan kromosom individu atau keluarga.

NIPT Test di TanyaDNA

Nah, bagi ibu-ibu hamil yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang NIPT test ini, bisa mengunjungi TanyaDNA.id. Platform kesehatan online ini bisa dimanfaatkan oleh ibu hamil untuk mengetahui banyak hal tentang kehamilan, mulai dari kondisi kesehatan kehamilan hingga gaya hidup.

Dokter di TanyaDNA akan memberikan konsultasi secara gratis kepada pasien, sebelum dan sesudah pemeriksaan. Dokter akan memberikan rekomendasi solusi terhadap hasil pemeriksaan tersebut.

Selain itu, dokter Tanya DNA juga memberikan layanan datang ke rumah. Tentunya hal ini akan memberikan kenyamanan lebih maksimal bagi ibu hamil. Atau jika ingin secara langsung, bisa datang ke Genomic Hub, Jl. Sultan Agung no. 29, Guntur, Setiabudi, Jakarta Selatan pada jam kerja (hari Senin-Jumat, pukul 08.30-17.30 WIB).

Yuk, lakukan NIPT Test untuk mendeteksi secara dini kondisi genetis dari bayi di dalam kandungan. Semoga ibu dan bayi tetap dalam keadaan sehat!

Share this:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *